Garutexpo.com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Garut melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberi penghargaan bagi 15 ketua kelompok nasabah terbaik dalam bentuk studi banding ke Kota Bandung, sebuah bentuk nyata bagaimana PNM tumbuh, peduli, dan menginspirasi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bukti apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas para pengusaha ultra mikro.
Studi banding ini dirancang sebagai ruang belajar langsung agar nasabah semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha mereka bersama PNM.
Pada kunjungan tersebut, PNM mengajak peserta menilik lebih dekat kisah sukses Ina Cookies Bandung, UMKM legendaris yang kini punya jaringan reseller kuat dan brand awareness tinggi.
Di tahun 2025, Ina Cookies mencatat penjualan saat Ramadan melonjak hingga dua kali lipat, salah satu bukti strategi branding digital dan kemasan yang efektif mendorong omzet lebih tinggi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kemasan menarik, branding kuat, pemanfaatan media sosial, dan sistem reseller yang terstruktur bisa menjadi kunci pertumbuhan bisnis.
PNM berharap, ibu-ibu pengusaha ultra mikro di Garut dapat meniru strategi ini untuk mengatasi tantangan pasar dan menjaring konsumen lebih luas.
Tak hanya fokus belajar bisnis, PNM juga menyisipkan pengalaman menyenangkan di luar ruang usaha dengan mengajak peserta ke Great Asia Afrika dan Lembang Park & Zoo, sebuah kombinasi tepat antara inspirasi, relaksasi, dan kebersamaan.
Pimpinan PNM Cabang Garut, Sumawinata, mengungkapkan bahwa kegiatan studi banding ini merupakan apresiasi sekaligus menjadi inspirasi bagi nasabah PNM lainnya agar dapat lebih semangat menjalankan usaha ultra mikronya masing-masing.
“Kami berharap kegiatan studi banding ini benar-benar menjadi momen tumbuh bersama, bukan hanya dalam kapasitas usaha, tetapi juga solidaritas, semangat, dan mimpi yang dibawa pulang para ibu hebat. Harapannya juga penghargaan ini dapat memicu nasabah lainnya untuk dapat lebih semangat berjualan” ujar Sumawinata.
Melalui langkah-langkah sederhana seperti ini, PNM ingin terus menumbuhkan pengusaha ultra mikro agar peduli dengan kebutuhan nyata mereka, dan menginspirasi satu sama lain, karena setiap usaha kecil menjadi gerbong perubahan besar. PNM optimis bahwa dari sinilah modal intelektual, jaringan, dan semangat tumbuh tulus lahir.
Harapannya, para ibu pengusaha ultra mikro di Garut tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu menginspirasi komunitasnya untuk bertumbuh bersama PNM menuju Indonesia yang lebih berdaya.(*)






























