in

Reaktivasi Jalur KA Garut–Cikajang Angkat Kembali Kejayaan Stasiun Tertinggi se-Asia Tenggara

GARUTEXPO – Stasiun Kereta Api (KA) Cikajang yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, tengah bersiap kembali bangkit setelah sekian lama terhenti. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Garut akan melakukan reaktivasi jalur KA Garut–Cikajang yang sudah nonaktif sejak tahun 1982.

Stasiun yang dibangun sejak 1930 ini memiliki nilai historis yang tinggi. Perencanaannya dimulai pada tahun 1926, jauh sebelum Indonesia merdeka. Keistimewaannya tak hanya terletak pada sejarah, tetapi juga pada posisinya yang berada di ketinggian 1.246 meter di atas permukaan laut (mdpl), menjadikannya stasiun tertinggi se-Asia Tenggara.

Pemerhati kebijakan publik dan kesejarahan yang juga pengurus Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG), Kang Oos Supyadin SE MM, menilai reaktivasi jalur ini sebagai langkah cerdas dan strategis.

“Ini bukan hanya soal efektivitas dan efisiensi alat transportasi untuk distribusi hasil pertanian dan produk lokal, namun juga dapat mendorong sektor pariwisata lokal, regional bahkan internasional. Nilai sejarah dan prestise Stasiun KA Cikajang pun akan kembali terangkat,” ujarnya, Minggu (20/4/2025).

Hal senada diungkapkan Guru Besar Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Bandung, Prof. Kunto Santoso. Ia menilai proyek ini akan menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar melalui pengangkutan hasil perkebunan dan pengembangan sektor pariwisata.

“Pembangunan kembali jalur KA Garut–Cikajang sangat menguntungkan secara ekonomi dan budaya. Ini akan menjadi magnet baru bagi perkembangan wilayah Garut bagian selatan,” kata Prof. Kunto.

Masyarakat Garut pun diajak untuk menyambut kebijakan reaktivasi ini dengan antusiasme tinggi sebagai bagian dari kebangkitan transportasi, sejarah, dan jati diri daerah.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Kemensos Siap Kerahkan 20 Juta KPM Dukung Koperasi Merah Putih, 7.242 KPM Graduasi Siap Jadi Pengurus

Dewan Pendidikan Garut Sesalkan Penganiayaan Antarguru: Ini Tamparan Bagi Dunia Pendidikan