in

SukaSuka

Ribuan Jemaah Padati Ponpes Al-Hidayah, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum Perkuat Ukhuah dan Teladani Sunnah

Garutexpo.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi momen penuh keberkahan di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kampung Pasirmuncang RT 03 RW 07, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Kegiatan yang berlangsung meriah yang di gelar selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 30-31 Agustus 2025 bertepatan dengan Rabiul Awal 1447 H ini dipadati ribuan jemaah, santri, serta alumni dari berbagai daerah.

Dengan mengusung tema “Memperkuat Aqidah, Merawat Sunnah, dan Mempererat Ukhuah Islamiyah Demi Meraih Hidup Berkah”, peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarumat, santri, dan alumni Ponpes Al-Hidayah.

Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qori nasional, Ustadz Munawwar, serta disusul dengan bacaan qasidah oleh Ustadz Ahmad Zaqi Khoirul Abdi. Puncak acara diisi dengan tausiyah dalam Tabligh Akbar oleh KH. Badruzzaman, S.Ag yang menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan umat Islam.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah, KH. Atep Wahid Kosim, S.Ag, MM, bersama KH. Asep Burhanuddin, S.Sy, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya kegiatan ini.

“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras melancarkan acara ini. Tema yang diangkat kali ini diharapkan mampu membangkitkan semangat baru dalam menuntut ilmu agama dan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ujar KH. Atep.

Ia menambahkan, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, para santri dan alumni diharapkan terus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah serta istiqamah dalam mengamalkan sunnah-sunnah beliau.

“Semoga dengan adanya acara ini, para santri dapat terus belajar sepanjang hayat, mengikuti jejak semangat ilmu Rasulullah SAW, dan menjadikan beliau sebagai suri tauladan dalam kehidupan,” ungkapnya penuh harap.

Sementara itu, Deni Sutisna, salah satu alumni sekaligus pengurus Himpunan Alumni Pondok Pesantren Al-Hidayah (HAPSA), menekankan pentingnya menjaga silaturahim.

“Acara ini menjadi sarana bagi kita semua, baik santri maupun alumni, untuk terus mempererat ukhuah Islamiyah. Selain itu, ini juga menjadi pengingat bahwa Nabi Muhammad SAW adalah panutan dalam setiap aspek kehidupan kita sebagai umat Islam,” jelasnya.

Tidak hanya diisi dengan tausiyah dan shalawat, kegiatan ini juga dibarengi dengan aksi sosial berupa pembagian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta pemberian bantuan kepada panti jompo yang diserahkan langsung oleh KH. Atep Wahid Kosim. Momen tersebut menambah khidmat suasana sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial yang diajarkan Rasulullah SAW.

Rangkaian acara berlangsung penuh kehangatan, ditutup dengan lantunan shalawat bersama seluruh jemaah yang memenuhi halaman pesantren. Suara salawat menggema, menciptakan suasana religius dan penuh keberkahan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Hidayah tahun ini menjadi bukti nyata bahwa semangat umat Islam dalam meneladani Rasulullah tidak pernah padam. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat aqidah dan ukhuwah, tetapi juga menanamkan kembali nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, serta semangat menuntut ilmu yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dengan keberhasilan acara ini, Ponpes Al-Hidayah semakin meneguhkan diri sebagai pusat pendidikan Islam yang bukan hanya melahirkan generasi berilmu, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap sesama.(Acep)

Ditulis oleh Kang Zey

Ribuan Warga Tumpah Ruah! Desa Tanjungkarya Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Karnaval dan Jalan Santai

Pelayanan Desa Karangpawitan Dinilai Bobrok, Warga Keluhkan Minimnya Respons Aparat