in

Ribuan KPM Serbu Kantor Pos Karangpawitan, BLT BBM Rp600 Ribu Cair

Foto: Ribuan KPM BLT BBM tengah mengantri di kantor Pos Kecamatan Karangpawitan, Garut, Rabu, 26 Februari 2026.

GARUTEXPO – Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memadati Kantor Pos Karangpawitan untuk mencairkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM). Sebanyak 7.432 KPM di Kecamatan Karangpawitan menerima bantuan dengan total nominal Rp600.000 per KPM. Bantuan ini mencakup alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni Januari hingga Maret.

Penyaluran BLT BBM ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, dengan sistem pencairan yang telah dijadwalkan guna menghindari antrean panjang dan kerumunan. Meski demikian, antusiasme warga begitu tinggi, membuat suasana di Kantor Pos Karangpawitan dipenuhi oleh ribuan KPM yang datang dari berbagai desa.

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) turut serta dalam proses penyaluran untuk memastikan bantuan diterima tepat sasaran. Selain itu, pengawasan ketat dilakukan oleh pihak kecamatan, perangkat desa, serta perwakilan dari Dinas Sosial.
Sebagai langkah transparansi dan evaluasi, Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan aplikasi SIKSMA Mobile (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Masyarakat) yang memungkinkan pemantauan data penerima manfaat secara real-time.

Pendamping Desa Sindangpalay, Juan Setiansyah, mengapresiasi pemanfaatan teknologi ini. “Dengan adanya SIKSMA Mobile, kami dapat memastikan bahwa bantuan diterima langsung oleh yang berhak tanpa adanya pemotongan atau penyalahgunaan,” ujarnya saat ditemui awak media di lokasi penyaluran, Rabu (26/02/2025).

Selain pengawasan ketat dari berbagai pihak, proses dokumentasi dilakukan secara terbuka. Setiap penerima manfaat wajib difoto sebagai bukti penerimaan bantuan, memastikan transparansi dalam pendistribusian BLT BBM.

Meski secara umum penyaluran berjalan dengan baik, beberapa kendala teknis tetap muncul, seperti gangguan sistem pada aplikasi SIKSMA Mobile. Namun, koordinasi antara pendamping PKH, perangkat desa, dan pihak Kantor Pos berhasil mengatasi hambatan tersebut sehingga distribusi tetap lancar.

Para penerima manfaat mengapresiasi sistem pencairan yang diterapkan, terutama terkait transparansi dan pengawasan yang ketat. Namun, mereka berharap adanya peningkatan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) di Kantor Pos agar proses pencairan bantuan di masa mendatang dapat berjalan lebih cepat dan efisien.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

PCM Garut Kota Gelar Pengajian Akbar, Prof. Din Syamsuddin Bahas Keberkahan Ramadhan

Garut Gencarkan Perang Lawan Korupsi, Targetkan MCP 100% di 2025