GARUTEXPO– Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut berhasil mengungkap tindak pidana pencurian kendaraan sepeda motor di Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut. Keberhasilan tersebut terjadi Selasa pagi (02/04/2024).
Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa pengungkapan pencurian tersebut dimulai dari penemuan 3 unit sepeda motor di Kebun Kunyit Ciselam Kp. Padaimut, Desa Girijaya, Kec. Kersamanah, Kabupaten Garut.
Berdasarkan keterangan saksi, Tim Sancang Polres Garut melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut setelah menemukan ketiga unit motor tersebut sekitar pukul 22.00 WIB, pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2024. Ketiga unit sepeda motor yang ditemukan adalah Honda Genio No. Pol D 6855 UFC, Honda Beat No. Pol D 5258 AEA, dan Honda Beat dengan No. Pol D 6088 ADQ.
Setelah dilakukan penelusuran, Tim Sancang berhasil meringkus seorang pelaku berinisial “SN” (30) warga Kec. Kersamanah Kab. Garut di SPBU Cibulerang Jl. Raya Rancaekek Kec. Cimanggung Kab. Sumedang. Pelaku diduga sebagai pemilik 3 unit kendaraan sepeda motor yang ditinggalkan di kebun tersebut.
Dalam interogasi, pelaku mengakui bahwa ketiga kendaraan tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari “AP” (masih dalam penyelidikan) dengan maksud untuk dijual. “SN” (30) juga mengaku bahwa ketiga kendaraan sepeda motor tersebut hasil curian dari wilayah Kabupaten Bandung dan telah beberapa kali melakukan aksi curanmor di wilayah Kabupaten Garut.
Dari hasil interogasi, Tim Sancang menemukan bahwa “SN” (30) telah melakukan aksi curanmor di 10 lokasi yang berbeda di wilayah Kabupaten Garut. Pelaku juga bermitra dengan “DD” (25) warga Kec. Pangatikan Kab. Garut yang juga berhasil ditangkap oleh Tim Sancang Polres Garut.
Ari menyatakan bahwa selain berhasil mengamankan 2 orang pelaku dan 1 orang dalam penyelidikan, pihaknya juga menyita barang bukti berupa 2 unit sepeda motor, 1 pucuk airsoftgun, 1 buah kunci leter Y, 3 buah mata astag, 1 buah gunting lipat, dan 1 buah tabung gas airsoftgun dari pelaku.
“Ada 3 orang yang kita tangkap. Mereka merupakan kelompok curanmor yang terstruktur namun kita masih melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Ari.(*)






























