GARUTEXPO – Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Cintarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, ambruk setelah dihantam hujan deras disertai petir sejak Senin malam (2/3/2025). Akibatnya, empat titik mengalami longsor dan beberapa tiang listrik serta jalur internet dalam kondisi rawan roboh.
Kepala Desa, Cintarasa, Sirod, mengungkapkan bahwa longsor terjadi di Kampung Babakan Jati RT 01/08, Kampung Nenggang RT 02/03, dan Kampung Sangkan RT 03/08. Ukuran longsoran bervariasi, dengan panjang mencapai 30 meter, 14 meter, dan 11 meter, serta ketinggian tembok mulai dari 1,25 meter hingga 3,6 meter.
“Saat ini sedang dilakukan pembersihan lumpur yang menghalangi jalan akibat longsoran,” ujar Sirod saat di konfirmasi garutexpo.com melalui sambungan WhatsApp, Selasa (4/3/2025).
Lebih lanjut, Sirod menjelaskan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait agar segera ditindaklanjuti. Pasalnya, beberapa tiang listrik dan jalur internet di sekitar longsoran dalam kondisi kritis dan berpotensi membahayakan masyarakat.
“Kami berharap pengusaha yang memiliki jalur tiang listrik dan internet segera menindaklanjuti agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tandas Sirod.(Cep)






























