GARUTEXPO– Pondok Pesantren Nurul Adzom yang berlokasi di Desa Sirnajaya, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, kembali menggelar rangkaian acara tahunan penuh makna, Ahad, 06 Juli 2025. Kegiatan ini meliputi Imtihan (ujian akhir tahun santri), pembagian rapor semester genap, santunan bagi anak yatim, serta pembukaan Pasaran Kitab Kuning dalam rangka menyambut bulan Muharram 1447 Hijriah.
Acara dihadiri unsur Forkopimcam Pasirwangi, Kepala Desa Sirnajaya beserta jajaran, Ketua Yayasan Sinergi Inisiasi Pembangunan, para alim ulama, tokoh masyarakat, hingga orang tua dan wali santri. Suasana haru dan khidmat mewarnai jalannya kegiatan sejak pagi hingga siang hari.
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Adzom, Ajengan Atep Muhammad Lutfi, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut dalam sambutannya menyampaikan tiga poin penting.
Pertama, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberlangsungan dan perkembangan pesantren. Ucapan khusus disampaikan kepada Ketua Yayasan Sinergi Inisiasi Pembangunan Usang Suhendar, S.Pd.I, Forkopimcam Pasirwangi, Ketua MUI Pasirwangi, serta Pemerintah Desa Sirnajaya yang dinakhodai Bapak Susanto.
Kedua, Ajengan Atep menekankan pentingnya menyiapkan generasi unggulan yang siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu, keimanan, dan akhlakul karimah.
Ketiga, beliau mengajak seluruh elemen untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat demi meningkatkan kualitas pendidikan di Garut.
Acara juga diisi tausiah oleh KH. Badrul Munir Ghozali, M.Ag., selaku Kasi PD Pontren Kementerian Agama Kabupaten Garut. Dalam tausiahnya, beliau berpesan agar anak-anak yang dititipkan di pesantren dididik secara total sebagai amanah, diberikan teladan yang baik (uswah hasanah), dan diarahkan menjadi manusia bermanfaat bagi umat, bangsa, dan agama.
Momen paling mengharukan adalah penyerahan santunan kepada 32 anak yatim yang merupakan santri di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Adzom. Ajengan Atep menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang turut berpartisipasi, di antaranya:
- UPZ Dinas Pendidikan Kabupaten Garut
- Baznas Kabupaten Garut
- PLN Indonesia Power Kamojang
- Bank BIJ Kabupaten Garut
- Serta seluruh warga dan donatur pribadi yang tulus berbagi.
Tak lupa, apresiasi diberikan kepada para guru madrasah yang dengan keikhlasan dan niat lillāhi ta‘ālā terus mengabdi mendidik generasi muda agar cerdas dan berakhlak mulia.
Ajengan Atep menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Abdusy Syakur Amin, Wakil Bupati Ibu Putri Karlina, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut di bawah pimpinan Dr. H. Asep Wawan Budiman, M.Si.
“Kami di Nurul Adzom berkomitmen mendukung visi Garut Hebat, Jabar Istimewa, khususnya dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan. Sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan lembaga keagamaan adalah kuncinya,” tegasnya.
Hal ini selaras dengan motto pesantren: “Nurul Adzom: Hebat, Istimewa, Berkah.” Melalui pendidikan berbasis pesantren, santri tidak hanya diasah kecerdasan akademiknya, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan secara utuh.
Sebagai penutup, Ajengan Atep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program-program pendidikan, baik melalui dukungan moral, material, maupun kolaborasi program, demi terciptanya pendidikan yang maju, berkualitas, dan merata di Kabupaten Garut.
Rangkaian acara diakhiri dengan doa bersama dan pembukaan Pasaran Kitab Kuning, sebagai salah satu tradisi keilmuan Islam di pesantren Nusantara. Harapannya, ilmu yang dipelajari para santri kelak menjadi cahaya penerang bagi umat di masa depan.(*)






























