Garutexpo.com – Warga Perum Puncak Rabbany, Kecamatan Karangpawitan, digegerkan dengan peristiwa gantung diri yang menimpa seorang pria berinisial NY bin PS (32), warga Kecamatan Garut Kota, Sabtu malam (6/9/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh istrinya, EL (27), sepulang berjualan di kawasan Jalan Veteran. Saat masuk rumah, ia kaget mendapati suaminya sudah tidak bernyawa dengan posisi tergantung di samping tangga, lehernya terlilit kain sarung.
Sontak, istri korban berteriak meminta pertolongan warga sekitar, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangpawitan.
Tak lama berselang, jajaran Polres Garut bersama Polsek Karangpawitan tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengamankan sejumlah barang bukti.
Kapolsek Karangpawitan, Kompol M. Duhri, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, kami sudah lakukan olah TKP. Untuk motifnya masih dalam penyelidikan,” ujar Kompol M.Duhri kepada awak media, Ahad, 7 September 2025.
Meski demikian, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah atau takdir.
Setelah proses pemeriksaan awal, jenazah korban diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa tragis ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, sekaligus pengingat akan pentingnya kepedulian terhadap kondisi psikologis dan mental di tengah tekanan hidup sehari-hari.(*)






























