in

Rapor Tanpa Angka, Tapi Penuh Air Mata: Cara Al Mashduqi Educare Merayakan Tumbuh Kembang Anak

Garutexpo.com — Suasana haru menyelimuti aula Al Mashduqi Educare Garut saat para orang tua berkumpul untuk menerima rapor perkembangan anak-anak mereka. Rabu, 24 Desember 2025. Tidak ada deretan angka, peringkat, ataupun perbandingan capaian. Yang hadir justru catatan perjalanan tumbuh kembang anak selama enam bulan terakhir—lengkap dengan cerita, proses, dan kemajuan kecil yang dirayakan bersama.

Rapor tersebut menjadi ruang refleksi, bukan sekadar laporan administratif. Beberapa orang tua tampak menahan haru ketika membaca perkembangan anak mereka, mulai dari kemampuan regulasi emosi, interaksi sosial, hingga peningkatan kepercayaan diri.

“Terima kasih miss sudah sabar dalam membersamai perkembangan anak kami. Kami sangat menanti perkembangan selanjutnya,” ujar salah satu orang tua dengan suara bergetar usai menerima laporan perkembangan anaknya.

Kepala Sekolah Al Mashduqi Educare, dalam sambutan pengantarnya, menegaskan bahwa filosofi pendidikan di lembaga tersebut tidak berorientasi pada kecepatan pencapaian target, melainkan pada konsistensi pertumbuhan anak sesuai dengan ritmenya masing-masing.

“Hari ini bukan tentang seberapa cepat anak-anak mencapai target, tetapi tentang seberapa konsisten mereka bertumbuh. Setiap kemajuan kecil adalah kemenangan besar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan visi Al Mashduqi Educare sebagai sekolah rujukan terapi yang mengintegrasikan cinta, stimulasi, serta program pembelajaran dan perkembangan individual.

“Di Al Mashduqi Educare, kami memadukan terapi, stimulasi, dan pembelajaran individual agar anak-anak tidak hanya berkembang dalam keterampilan, tetapi juga merasa dicintai, diterima, dan percaya diri,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa proses perkembangan anak tidak dapat berjalan sendiri. Peran keluarga menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari perjalanan pendidikan anak.

“Perkembangan anak tidak mungkin tercapai tanpa kerja sama orang tua, rumah, dan sekolah. Kami berjalan berdampingan sebagai mitra, bukan saling menuntut,” jelasnya.

Al Mashduqi Educare dikenal sebagai lembaga pendidikan sekaligus sekolah rujukan terapi yang memandang setiap anak sebagai individu unik. Lembaga ini tidak hanya menyediakan layanan terapi, tetapi juga mengintegrasikannya dengan stimulasi belajar dan program perkembangan individual yang dirancang secara kolaboratif antara guru, terapis, dan orang tua.

Setiap anak memiliki Individual Educational and Development Program yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Ada anak yang difokuskan pada regulasi emosi, ada yang pada pengembangan bahasa, interaksi sosial, motorik halus, hingga kesiapan akademik. Tidak ada standar seragam dan tidak ada perbandingan antar anak.

“Di sini, anak tidak datang untuk diperbaiki,” ungkap salah satu pendidik Al Mashduqi Educare. “Mereka datang untuk dikenali, dimengerti, dan dibimbing agar tumbuh sesuai ritme mereka.”

Melalui pendekatan tersebut, Al Mashduqi Educare terus meneguhkan komitmennya sebagai ruang tumbuh yang aman dan penuh penerimaan bagi anak-anak dengan kebutuhan perkembangan khusus, sekaligus menjadi mitra bagi orang tua dalam merawat harapan dan masa depan buah hati mereka.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Lonjakan Kendaraan di Jalur Utama, Polres Garut Berlakukan One Way Saat Operasi Lilin Lodaya 2025

Siswi Kelas 1 SDN 3 Pasawahan Raih Juara 3 Renang, Harumkan Nama Sekolah dan Desa