GARUTEXPO – Leadership (kepemimpinan) dan kewirausahaan merupakan dua konsep yang saling berkaitan dalam dunia bisnis. Kepemimpinan berperan dalam mengarahkan, menginspirasi, dan memotivasi individu atau kelompok dalam mencapai tujuan bersama, sedangkan kewirausahaan menitikberatkan pada kemampuan untuk menciptakan, mengembangkan, dan mengelola peluang bisnis.
Hal tersebut disampaikan oleh Asep Nurjaman selaku pemateri dalam Pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha PNM bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang diselenggarakan di beberapa titik di Desa/Kelurahan Kecamatan Tarogong Kidul serta Desa Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (22/3/2025).
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha agar memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, edukasi ini juga memberikan wawasan tentang pentingnya kepemimpinan dalam kewirausahaan.
“Leadership dimulai dari diri sendiri. Jika seorang pemimpin memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik, maka hal tersebut akan berdampak positif pada usahanya dan nasabah lainnya,” jelas Asep.
Lebih lanjut, Asep menekankan bahwa kegiatan serupa harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar para pelaku usaha semakin maju, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan secara kontinu untuk memperkuat para pelaku usaha agar lebih maju dan mandiri. Dengan adanya program dari PNM, diharapkan nasabahnya semakin mandiri dan mampu mengembangkan usaha mereka secara profesional serta berkelanjutan,” sambungnya.
Pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berharap program serupa dapat terus berlanjut di berbagai desa di wilayah Garut guna meningkatkan daya saing pelaku usaha di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.(*)






























