in

BLK Samarang Garut Jadi Titik Sekolah Rakyat Prabowo, Harapan Baru Bagi Anak Kurang Mampu

Garutexpo.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Malayu Jalan Samarang, Kabupaten Garut, mendapat kehormatan menjadi salah satu titik pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut hadir sebagai upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berbasis asrama, pemberian makanan bergizi, serta kurikulum khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Kehadiran Bupati Garut bersama Wakil Bupati Garut dalam dialog bersama calon siswa di BLK Samarang, Selasa (30/9/2025), menjadi momentum penting bagi keberlangsungan program tersebut.

Kepala BLK Garut, Deni Dermawan, menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat dihadirkan untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, termasuk mereka yang putus sekolah maupun tidak melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.

“Alhamdulillah Samarang sudah mulai Sekolah Rakyat Terintegrasi. Tahun ini baru tingkat SMP, mudah-mudahan tahun depan lebih dari 50 siswa untuk setiap kecamatan,” ujar Deni.

Menurutnya, pemilihan BLK Samarang sebagai lokasi pelaksanaan didasarkan pada penunjukan resmi pemerintah.

“Mengapa BLK Samarang terpilih? Karena sudah ditunjuk untuk pelaksanaan Sekolah Rakyat, sehingga berhasil mendapatkan kesempatan ini,” jelasnya.

Selain pendidikan formal, program ini juga menitikberatkan pada pendidikan karakter. Para siswa akan diajari mengaji, mendapatkan pemahaman agama, serta pembinaan sopan santun.

“Yang akan mengajar di antaranya para kiai NU yang ada di sini. Jadi pendidikan agama menjadi yang paling utama,” tutur Deni.

Ia menambahkan, penerimaan siswa tidak melalui tes akademik, melainkan hanya verifikasi administrasi bagi keluarga kurang mampu. Orang tua juga turut dilibatkan agar anak-anak dapat berkembang mandiri.

Salah satu calon siswa baru, Opik, mengaku sangat terbantu dengan adanya Sekolah Rakyat.

“Kami merasa sangat senang dan nyaman di Sekolah Rakyat ini. Fasilitasnya ada pondok, makan juga tiga kali sehari. Pembelajarannya hampir sama dengan sekolah formal, ada matematika, IPS, biologi,” ungkap Opik.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat di Garut, masyarakat berharap semakin banyak anak-anak dari keluarga prasejahtera bisa mendapatkan pendidikan yang layak, sehat, dan bermartabat.( Acep)

Ditulis oleh Kang Zey

PDAM Tirta Intan Gelar Apel Pagi, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Lagi, Sejumlah Siswa di Kadungora Diduga Keracunan MBG, Pemkab Garut Fokus Tangani Korban