in

Dies Natalis ke-71 GMNI, Asep Nurjaman: Marhaenisme Relevan untuk Mewujudkan Garut Hebat

GARUTEXPO – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) hari ini merayakan Dies Natalis ke-71. Sejak berdiri, GMNI terus mengawal perjuangan ideologi Marhaenisme yang dicetuskan oleh Bung Karno. Organisasi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berjuang demi keadilan sosial serta telah melahirkan banyak pemimpin bangsa.

Dalam peringatan ini, Asep Nurjaman dari Persatuan Alumni GMNI Garut menegaskan bahwa ajaran Marhaenisme tetap relevan dalam upaya membangun kesejahteraan dan keadilan di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Garut.

“Ideologi Marhaenisme yang digagas oleh Bung Karno masih sangat relevan untuk menjawab berbagai permasalahan sosial di Garut, seperti kesenjangan ekonomi, kemiskinan, rumah tidak layak huni, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), alih fungsi lahan hijau dan produktif, serta banyaknya buruh yang mengalami PHK,” ujar Asep kepada garutexpo.com, Minggu, 23 Maret 2025.

Ia menekankan bahwa perjuangan untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur masih panjang. Oleh karena itu, semangat Marhaenisme harus terus digelorakan sebagai solusi dalam menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, penerapan Marhaenisme dapat menjadi kunci dalam mewujudkan “Garut Hebat” dengan menanamkan solidaritas, menentang segala bentuk penindasan dan eksploitasi, serta memastikan kekayaan daerah dikelola untuk kesejahteraan rakyat.

“Garut tidak akan menjadi daerah yang hebat jika masih ada ketimpangan sosial, kemiskinan, pendidikan dan layanan kesehatan yang mahal, IPM yang rendah, serta eksploitasi alam yang semakin meningkat,” tegas Asep.

Dies Natalis ke-71 GMNI ini diharapkan menjadi momentum bagi kader dan alumni GMNI untuk terus memperjuangkan nilai-nilai Marhaenisme demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Asep Nurjaman Tekankan Pentingnya Leadership dalam Kesuksesan Bisnis Kewirausahaan

Polisi Amankan Maling Motor di Limbangan, Pelaku Dibekuk dalam Waktu Singkat