Garutexpo.com – Kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di kawasan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Garut bersama Polsek Tarogong Kaler. Sebanyak 22 orang terduga pelaku telah diamankan, sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian polisi.
Peristiwa tersebut terjadi, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 00.49 WIB di Warung Nasi Pada Moro Sedap Wangi, Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pengungkapan perkara tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan mengenai dugaan tindak pidana pengeroyokan.
Polisi kemudian bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan penyelidikan secara intensif guna mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Korban Didatangi Sekelompok Orang
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kejadian bermula ketika korban bersama beberapa rekannya sedang berada di depan sebuah warung makan.
Tidak lama kemudian, mereka didatangi sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 25 orang.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi dugaan pengeroyokan. Para pelaku diduga menggunakan senjata tajam dan benda tumpul dalam aksi tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kepala. Salah seorang rekannya juga mengalami luka akibat peristiwa tersebut.
22 Terduga Pelaku Diamankan
Polres Garut bersama Polsek Tarogong Kaler kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat.
Hasilnya, hingga Selasa (4/8/2026), sebanyak 22 orang terduga pelaku berhasil diamankan oleh petugas. Sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian.
Dari pemeriksaan awal, penyidik menemukan dugaan bahwa masing-masing orang memiliki peran berbeda dalam peristiwa tersebut.
Beberapa di antaranya diduga terlibat dalam aksi pemukulan terhadap korban, sementara lainnya diduga berperan dalam perusakan kendaraan milik korban. Ada pula yang diduga berperan sebagai pengendara sepeda motor atau joki.
Kendati demikian, polisi masih mendalami keterlibatan serta peran masing-masing terduga pelaku dalam rangkaian kejadian tersebut.
Kapolres Garut Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi
Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menegaskan, seluruh terduga pelaku yang telah diamankan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Garut.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Saat ini, seluruh terduga pelaku telah diamankan di Polres Garut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi,” ujar Niko kepada awak media, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, Polres Garut berkomitmen menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Garut.
Sementara itu, tiga orang yang masih dalam pencarian terus diburu polisi. Penyidik juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian serta memastikan peran masing-masing pihak yang diduga terlibat.
Kasus ini masih dalam proses penyidikan dan seluruh pihak yang diamankan tetap berstatus terduga hingga adanya proses hukum lebih lanjut.(*)

