Garutexpo.com – Musibah kapal Virgo karam membawa kabar duka bagi warga Kabupaten Garut. Sebanyak 23 warga Kecamatan Karangpawitan dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut, kecelakaan yang dialami kapal Virgo tersebut, Minggu (13/9/2026) dini hari.
Para korban merupakan warga Desa Situsaeur dan Desa Karangsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Dari jumlah tersebut, 11 orang telah ditemukan selamat, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 11 orang lainnya masih dalam pencarian.
Sekretaris Desa (Sekdes) Situsaeur, Dedi, mengatakan, sebagian besar warga Situsaeur yang menjadi korban merupakan pekerja yang tergabung sebagai crew kapal.
“Warga Situsaeur itu bekerja sebagai crew kapal tersebut. Saat perjalanan di Banjarmasin, kami mendapatkan informasi awal mengenai kejadian ini dari Basarnas Banjarmasin,” kata Dedi saat di konfirmasi garutexpo.com, Minggu malam, 12 September 2026.
Berdasarkan informasi sementara yang diterima, dari 21 warga Desa Situsaeur yang berada dalam daftar korban, sebanyak 11 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat.
Sementara 10 warga lainnya masih dalam pencarian.
Sedangkan dari Desa Karangsari, terdapat dua warga yang menjadi korban. Satu orang dilaporkan ditemukan meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya masih dalam pencarian.
Jika dirinci, data sementara korban warga Garut dalam musibah kapal Virgo tersebut yakni:
Warga Desa Situsaeur – 21 orang
* 11 orang ditemukan selamat
* 10 orang masih dalam pencarian
Warga Desa Karangsari – 2 orang
* 1 orang ditemukan meninggal dunia
* 1 orang masih dalam pencarian
Total: 23 orang
* 11 orang selamat
* 1 orang meninggal dunia
* 11 orang masih dalam pencarian
Informasi mengenai jumlah korban tersebut masih bersifat sementara. Proses pencarian dan pendataan masih berlangsung sehingga jumlah maupun status korban dapat berubah sesuai perkembangan informasi dari tim di lapangan.
Bagi keluarga warga Situsaeur dan Karangsari yang hingga kini masih menunggu kabar, harapan agar para korban yang belum ditemukan dapat segera diketahui keberadaannya masih terus menggantung.
Pihak desa juga masih menunggu informasi resmi dan perkembangan terbaru dari petugas yang menangani proses pencarian korban kapal Virgo tersebut.(*)

