GARUTEXPO – Raudhatul Athfal (RA) Tarogong Kaler dan Kadungora menggelar acara pentas seni dan pelepasan santri dengan tema “Siapkan Anak Usia Dini yang Hebat, Cerdas, Mandiri dan Berakhlak Menuju Indonesia Emas”. Acara ini berlangsung di Gedung Graha Patriot, Jalan Raya Cipanas Baru, Kelurahan Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (5/6).
Kegiatan ini diikuti oleh 16 lembaga dengan jumlah 336 siswa beserta orang tuanya. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kasi Bapenda, Pengawas Bina Tarogong Kaler dan Kadungora, kepala sekolah, guru, dan tamu undangan lainnya.
Salah satu pengawas bina Tarogong Kaler, Via Paujiah, S.PdI, menyampaikan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi awal bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi mereka.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang hebat, cerdas, mandiri, dan berakhlak, yang nantinya akan berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan sekolah dalam mendukung perkembangan anak.
“Kerjasama antara orang tua dan pihak sekolah sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak kita. Melalui pentas seni ini, kami ingin menunjukkan hasil dari pendidikan yang telah diberikan selama ini. Dengan kegiatan ini, mudah-mudahan anak-anak siswa yang lulus dari RA ini menjadi anak-anak yang hebat, mandiri, cerdas, sholeh, dan solehah,” harapnya.

Acara pentas seni ini menampilkan berbagai kreativitas anak-anak, mulai dari tari-tarian, nyanyian, hingga drama. Para santri dengan antusias menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di hadapan para hadirin.
Acara ini juga menjadi momen berharga bagi para santri yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para santri dapat terus termotivasi untuk belajar dan mengembangkan diri mereka lebih baik lagi.
Pentas seni dan pelepasan santri ini berlangsung meriah dan penuh kegembiraan. Para orang tua dan guru berharap, dengan tema yang diusung, anak-anak dapat menjadi generasi penerus bangsa yang mampu mewujudkan Indonesia Emas di masa depan. (Agus Sulaeman)






























