GARUTEXPO – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Perumahan Kondang Regency, Desa Cigawir, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Senin dini hari (9/9) sekitar pukul 02.30 WIB. Rumah permanen milik Abdulhakim, seorang Kepala Unit Pengelola Kegiatan (UPK), dengan tipe 36 berukuran 6 x 14 meter tersebut dilaporkan terbakar akibat korsleting listrik.
Abdulhakim, pemilik rumah, menjelaskan bahwa ia langsung menghubungi Ketua RW dan Kepala Desa setempat setelah mengetahui insiden tersebut.
“Begitu mengetahui ada api, saya langsung melapor kepada Ketua RW dan Kepala Desa agar bisa segera ditangani,” ujarnya.
Mendapat laporan tersebut, Ketua RW bersama aparatur desa, masyarakat, dan anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak cepat untuk melakukan pemadaman guna mencegah api menjalar ke rumah-rumah lain di sekitarnya. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 04.30 WIB, dan api berhasil dipadamkan tanpa merambat ke rumah-rumah warga lain.
“Alhamdulillah, berkat respons cepat dari warga dan petugas Damkar, api berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih jauh,” kata Serda Budi, Babinsa Desa Cigawir.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, Abdulhakim diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 200 juta. Setelah api berhasil dipadamkan, Serda Budi bersama petugas piket dari Koramil, perangkat desa, dan warga terus berjaga di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang muncul kembali.
“Kami lakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan,” Sambungnya.
Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait dilakukan untuk pengecekan lebih lanjut dan pendataan kerugian material. Insiden ini menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik, terutama di musim kemarau.
“Warga diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang,” tutur Ketua RW setempat.(*)






























