in

Pentas PAI Tingkat SD di Garut Diikuti 900 Peserta

Asep Rusmana, S.Pd.I, salah satu panitia Pelaksana Pentas PAI tingkat kabupaten Garut

GARUTEXPO – Kompetisi Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Garut telah sukses digelar. Acara ini dilangsungkan di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STIDA), Jalan Bratayuda, Kecamatan Garut Kota, Sabtu 25 Mei 2024. Sebanyak 900 siswa SD dari seluruh Kabupaten Garut turut serta dalam kompetisi ini, dengan jumlah rombongan mencapai sekitar 2.500 orang.

Acara ini menjadi ajang seleksi bagi para peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Garut dalam Pentas PAI tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan diadakan pada tanggal 29-30 Juni 2024 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Asep Rusmana, S.Pd.I, salah satu panitia pelaksana, mengungkapkan bahwa lomba ini rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kabupaten Garut dalam mencari bibit unggul dan bakat potensial di bidang Pendidikan Agama Islam. Tahun ini, kami berharap bisa melahirkan lebih banyak lagi juara seperti yang pernah kami capai di tingkat nasional, seperti juara pertama MTQ Putri dan Putra di Makassar serta juara harapan satu tingkat nasional,” ujarnya.

Selai itu, Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan siswa terhadap Pendidikan Agama Islam.

“Kami berharap tahun depan lebih banyak lagi sekolah yang ikut serta dalam lomba ini, karena sangat penting untuk pemahaman agama Islam. Lomba-lomba seperti MHQ, Sabiatul Qur’an, dan MTQ sangat berperan dalam mengangkat bakat potensial siswa di bidang PAI,” imbuh Asep.

Pembukaan acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Kabid Isur, Suryana, dan Ibu Kasi. Selain itu, turut hadir pula korwil se-Kabupaten Garut, para pengawas, kepala sekolah, dan undangan lainnya.

( Agus Sulaeman)

Ditulis oleh Kang Zey

Polsek Cisompet Polres Garut Giat Antisipasi Long Weekend

Proses Rekrutmen PPS di Garut Diduga Sarat KKN