GARUTEXPO – PT PLN (Persero) UP3 Garut menggelar kegiatan Kampus Yantek sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi petugas pelayanan teknik serta memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Acara yang berlangsung di kantor PLN UP3 Garut, Senin, 30 Juli 2024. Acara ini melibatkan petugas dari lima Unit Layanan Pelanggan.
Kampus Yantek ini bertujuan untuk memastikan petugas selalu mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Instruksi Kerja (IK), serta tidak mengabaikan aspek Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) dan K3. Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, menekankan pentingnya tanggung jawab setiap pegawai dan mitra PLN terhadap keselamatan kerja.
“Tidak ada ruang untuk kecelakaan dan fatalitas. Semua pegawai dan mitra kerja PLN harus berkontribusi dalam implementasi K3,” ujar Atikah dalam sambutannya.
Atikah menambahkan bahwa Kampus Yantek merupakan bentuk komitmen PLN untuk menjalankan dan meningkatkan budaya K3 dalam bisnis ketenagalistrikan yang memiliki risiko tinggi. K3 diharapkan tidak hanya menjadi SOP tetapi juga bagian dari budaya perusahaan.
“Kami berkomitmen bahwa tidak ada yang lebih berharga daripada jiwa manusia. Semua pihak harus saling mengingatkan dalam tim agar setiap pekerjaan memperhatikan K3 dan dilakukan sesuai SOP,” tegasnya.
General Manager Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Susiana Mutia, mengingatkan pentingnya menjadikan K3 sebagai budaya kerja untuk mencapai zero accident dan zero fatality.
“Kami menghimbau agar K3 menjadi bagian dari rutinitas yang dilakukan secara alami oleh pegawai PLN dan mitra kerja sebagai komitmen untuk menjaga zero accident dan zero fatality,” ujar Susi.
Susi juga menambahkan bahwa meskipun petugas yantek dihadapkan pada batas waktu kerja, keselamatan tetap harus diutamakan.
“Dengan penerapan Digitalisasi K3, diharapkan petugas akan semakin efektif dan efisien dalam pekerjaan mereka, memudahkan pengawasan dan pelaksanaan, serta meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.(*)






























