in

Relaksasi di Ujung Libur Lebaran: Sensasi Hangat Air Belerang Darajat Garut yang Menenangkan

Garutexpo.com – Menjelang berakhirnya libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026, kawasan wisata pemandian air panas di Garut menjadi pilihan favorit wisatawan untuk menutup momen liburan dengan suasana tenang dan menyegarkan.

Salah satu destinasi unggulan yang ramai dikunjungi adalah kawasan wisata Darajat, yang berada di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut. Lokasinya berjarak sekitar 20 kilometer dari Alun-alun Tarogong, dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit melalui jalur Tarogong–Samarang–Pasirwangi.

Perjalanan menuju Darajat menawarkan panorama alam yang memanjakan mata. Hamparan perkebunan warga di sisi jalan serta udara sejuk khas pegunungan dengan suhu berkisar 21–25 derajat Celcius di siang hari dan 14–19 derajat Celcius di malam hari, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Di kawasan ini, terdapat berbagai objek wisata pemandian air panas alami, salah satunya Darajat Pass yang terkenal dengan kolam air panas berbelerang. Berbeda dengan kawasan Cipanas, air panas di Darajat mengandung belerang yang dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan kulit.

Sensasi berendam di air hangat di tengah udara dingin pegunungan memberikan efek relaksasi yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

“Saya sudah langganan. Kalau tidak liburan ke Bali, yang dekat-dekatnya pasti ke Darajat Garut ini,” ujar Tiffany (29), wisatawan asal Depok

Selain kolam rendam air panas, Darajat Pass juga menyediakan berbagai wahana menarik, mulai dari kolam terapi dengan dasar bebatuan alami, waterboom untuk anak-anak, hingga area outbond yang luas.

Pengelola Darajat Pass, Andri, mengungkapkan bahwa selama libur Lebaran 2026, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1.000 hingga 1.500 orang per hari, didominasi wisatawan dari wilayah Jabodetabek.

“Di momen libur lebaran ini, tingkat kunjungan cukup tinggi, mayoritas dari luar daerah,” kata Andri.

Untuk menikmati fasilitas di Darajat Pass, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp40 ribu per orang, baik dewasa maupun anak-anak. Bagi wisatawan yang ingin bermalam, tersedia penginapan di area wisata dengan tarif mulai dari Rp700 ribu per malam.

Waktu terbaik untuk berkunjung ke Darajat adalah pada sore hingga malam hari. Suasana senja berpadu dengan hangatnya air belerang dan dinginnya udara pegunungan menciptakan pengalaman wisata yang syahdu dan tak terlupakan.

Pengamanan Diperketat Selama Libur Lebaran

Tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan Darajat juga mendapat perhatian dari aparat keamanan. Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, menyatakan bahwa pihaknya mengerahkan personel untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

“Kami mengerahkan seluruh personel bersama petugas gabungan dari instansi lain untuk menjaga keamanan wisatawan,” ujar Aji.

Ia menambahkan, pengaturan arus lalu lintas juga menjadi prioritas, mengingat akses jalan menuju lokasi relatif sempit dan dipadati kendaraan.

“Sejak hari pertama setelah lebaran, arus lalu lintas terpantau lancar meskipun tempat wisata penuh. Kami prioritaskan kendaraan besar dan lakukan pengaturan di lapangan. Alhamdulillah tidak ada kejadian kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

LPG 3 Kg di Garut Melonjak hingga Rp37 Ribu, Parmusi: Rakyat Kecil Tercekik, Pengawasan Mandul

Persalinan Gelap di Puskesmas Tarogong, FPPG Kecam Keras Dinkes Garut