in

Gus Ipul Bongkar Strategi Putus Rantai Kemiskinan, Program Sekolah Rakyat Jadi Andalan Pemerintah

Foto: Suasana audiensi bersama lima kepala daerah di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (6/5/2026).

Garutexpo.com – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui program Sekolah Rakyat. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi lima kepala daerah di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menggunakan pendekatan yang terintegrasi mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi hingga pendidikan berkelanjutan.

“Pengentasan kemiskinan harus dilakukan dengan pendekatan yang terintegrasi. Mulai dari bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi hingga pendidikan berkelanjutan,” ujar Gus Ipul.

Ia menjelaskan, salah satu langkah penting untuk memutus rantai kemiskinan dilakukan melalui program Sekolah Rakyat yang membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Menurutnya, sistem pendataan dan pengawasan program juga dilakukan secara terhubung dari tingkat desa hingga pusat agar bantuan tepat sasaran.

“Di desa ada operator, di dinas sosial juga ada operator, nanti di provinsi ada operator, naik ke Kemensos ada Pusdatin, semuanya terhubung satu dengan yang lain,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, Gus Ipul juga memaparkan tiga fokus utama pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan, yakni mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan keluarga miskin, serta mencegah agar kemiskinan tidak diwariskan ke generasi berikutnya.

Menurutnya, bantuan sosial menjadi langkah awal untuk membantu meringankan beban masyarakat. Selanjutnya, program pemberdayaan dilakukan agar para penerima manfaat mampu mandiri dan meningkatkan penghasilannya.

Sementara itu, sektor pendidikan disebut menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan jangka panjang.

“Melalui program Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang belum sekolah, putus sekolah, atau berisiko putus sekolah mendapat akses pendidikan yang layak,” katanya.

Saat ini, program Sekolah Rakyat disebut telah hadir di 166 titik di berbagai daerah di Indonesia dengan ratusan siswa yang diproyeksikan lulus tahun ini. Bahkan, sejumlah siswa telah menorehkan prestasi mulai dari tingkat daerah hingga internasional.

Gus Ipul memastikan lulusan Sekolah Rakyat tidak akan dibiarkan menganggur. Pemerintah, kata dia, akan mengarahkan para lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun masuk ke dunia kerja sebagai tenaga terampil.

Program tersebut juga disebut menjadi bagian dari gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

“Sejumlah kepala daerah menyatakan dukungan penuh, mulai dari kesiapan anggaran, penyediaan lahan hingga partisipasi masyarakat yang turut menghibahkan tanah demi hadirnya Sekolah Rakyat,” ungkap Gus Ipul.

Sumber: Instagram Kemensos RI

Ditulis oleh Kang Zey

Viral di Facebook, Modus Masuk Kerja PT UNI Terbongkar! Polisi Ungkap Dugaan Calo Rekrutmen, Korban Rugi Jutaan

Turun Gunung ke Garut, Pejabat Kementan Soroti Ancaman Tikus dan Kekurangan Alsintan