Garuexpo.com — Kabar baik datang bagi para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru resmi mengumumkan Program Pelatihan Teknis Literacy, Teaching, Reading, and Writing Tahun 2025, yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Program pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi literasi dan kemampuan mengajar para guru di seluruh Indonesia. Dalam surat edaran bernomor 4152/B1.B5/GT.02.00/2025, yang ditandatangani oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan,Temu Ismail, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya menjaga integritas dan transparansi selama program berlangsung.
“Direktorat Guru Pendidikan Dasar sedang membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK). Kami tidak menerima suap atau gratifikasi dalam bentuk apa pun,” tegas Temu Ismail dalam surat tersebut.
Menariknya, pelatihan ini tidak sekadar seminar biasa. Guru-guru terpilih akan mendapatkan kesempatan mengikuti beasiswa Microcredential Literacy selama enam hari penuh, dibimbing langsung oleh pakar literasi dari Cambridge University, United Kingdom.
Sebelum memasuki tahap utama, peserta akan memperoleh pembekalan dasar tentang literasi, teknik mengajar membaca dan menulis, serta pemahaman regulasi kompetensi literasi bagi guru, yang akan diberikan oleh para ahli literasi nasional.
Jadwal dan Syarat Pendaftaran
Pendaftaran program ini dibuka mulai 7 hingga 21 Oktober 2025, dan terbuka bagi guru PAUD, SD, serta SMP di seluruh Indonesia yang memenuhi kriteria berikut:
Warga Negara Indonesia (maksimal usia 55 tahun pada 31 Desember 2025)
Telah aktif mengajar minimal dua tahun terakhir
Memiliki kemampuan dasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Mengunggah dokumen pendukung seperti:
KTP
SK Pengangkatan guru ASN atau yayasan
Ijazah S-1 dengan IPK minimal 3,00
Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL, IELTS, Duolingo, atau English Score)
Bagi guru yang pernah menempuh pendidikan di luar negeri dalam dua tahun terakhir, sertifikat Bahasa Inggris tidak diwajibkan.
Selain itu, peserta perlu melampirkan:
Surat pernyataan kesediaan mengikuti program hingga selesai
Surat rekomendasi dari atasan langsung
Esai motivasi pribadi (personal statement) yang menjelaskan alasan dan komitmen mengikuti pelatihan.
Narahubung Resmi
Untuk kemudahan informasi dan pendampingan, Kemendikdasmen juga menyediakan narahubung resmi:
Dea Wigimika Nugraha (0821-1078-1560) – untuk guru PAUD
Emy Fitriani (0812-9427-3440) – untuk guru SD dan SMP
Program pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Bagi para guru yang haus akan pembelajaran dan ingin memperluas wawasan internasional, kesempatan ini adalah momen emas untuk berkembang sekaligus menjalin kolaborasi global di dunia pendidikan.***
Sumber: Kemendikdasmen.






























