GARUTEXPO – Warga Kecamatan Karangpawitan, digemparkan oleh beredarnya pesan di grup dan status WhatsApp yang menyebutkan adanya penganiayaan oleh tamu tak diundang yang berpakaian menyerupai ninja di Kampung Cihaur, Desa Lebakagung, Kecamatan Karangpawitan, Garut. Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa pelaku mengenakan pakaian hitam menyerupai ninja dan melakukan penganiayaan terhadap salah satu warga. Berita ini pun memicu berbagai spekulasi di kalangan warga setempat.
Namun, setelah dilakukan klarifikasi oleh pihak berwenang, Kepala Desa Lebak Agung, Oman, menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.
“Setelah kami periksa dan tanyakan kepada RT, RW, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa, ternyata tidak ada kejadian seperti yang dikabarkan,” jelas Oman saat dikonfirmasi garutexpo.com, melalui Sambungan WhatsApp, Kamis malam, 19 September 2024.
Lebih lanjut Oman juga mengatakan, pesan yang beredar tersebut diduga merupakan hoaks yang mengatasnamakan lurah desa, namun nama yang dicantumkan bukanlah dirinya.
“Berita itu tidak bener, hoaks dan tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. “Saya minta warga untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi dan memastikan kebenarannya sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” tambah Oman.
Meskipun berita tersebut hoaks, Oman tetap meminta warga Desa Lebak Agung untuk tetap waspada dan melaksanakan ronda malam seperti biasa. “Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan ke pihak desa atau aparat berwajib,” paparnya.(*)






























