Garutexpo.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalur utama Garut–Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Cisaat, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel terguling setelah kehilangan keseimbangan saat melintasi jalan yang menikung dan sedikit miring. Beruntung, pengemudi truk selamat dan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Truk diketahui dikemudikan Didin Supriadin (40), warga Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya. Saat kejadian, kendaraan tengah melaju dari arah Tasikmalaya menuju Garut.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan melintasi jalan menikung dengan kondisi sedikit miring. Truk kemudian kehilangan keseimbangan hingga miring ke sisi kanan dan akhirnya terguling di tengah badan jalan.
Kapolsek Cilawu AKP Hasan Sadikin, S.H., membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Setelah menerima laporan, personel Polsek Cilawu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
“Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan TKP serta mengatur arus lalu lintas agar tetap berjalan lancar,” ujar AKP Hasan.
Petugas melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas, memeriksa kondisi pengemudi, mendata saksi, hingga melakukan evakuasi kendaraan dan mengamankan barang muatan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan saksi, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka.
Pengemudi truk dinyatakan selamat tanpa mengalami cedera. Sementara kendaraan mengalami kerusakan ringan dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp300 ribu.
Polisi masih mengumpulkan keterangan dan informasi di lokasi untuk mengetahui secara pasti faktor yang menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga terguling.
Kapolsek Cilawu mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika melintasi jalur yang memiliki tikungan maupun kondisi jalan yang miring.
Pengendara juga diminta tidak memacu kendaraan secara berlebihan dan selalu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta situasi lalu lintas.
“Keselamatan dalam berkendara harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga konsentrasi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melakukan perjalanan,” kata AKP Hasan.
Berkat kesigapan petugas, proses evakuasi kendaraan dan pengaturan lalu lintas dapat dilakukan dengan cepat. Arus kendaraan di jalur Garut–Tasikmalaya kemudian kembali normal dan situasi di sekitar lokasi tetap aman serta kondusif.(*)

