Garutexpo.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut menghadirkan cara unik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui unggahan di media sosial, Disdukcapil sempat membuat warganet penasaran dengan pengumuman bahwa tiga petugas terbaik mereka “resmi keluar dari kantor”.
Namun, pengumuman tersebut ternyata bukan berarti ketiga petugas tersebut berhenti bekerja. Yang dimaksud adalah mereka “keluar dari zona nyaman” kantor untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung kepada masyarakat di lapangan.
Dalam unggahannya, Disdukcapil Garut menyampaikan bahwa pelayanan kependudukan kini semakin mendekat kepada masyarakat melalui program jemput bola dan edukasi interaktif.
“Pelayanan kependudukan di Kabupaten Garut akan semakin dekat dan nyata. Petugas kami tidak lagi hanya duduk di belakang meja kantor, tetapi aktif berkeliling memberikan layanan langsung (Jemput Bola) dan edukasi interaktif untuk membahagiakan masyarakat,” tulis Disdukcapil Garut.
Tiga petugas yang ditugaskan menjalankan pelayanan langsung tersebut memiliki fokus tugas yang berbeda sesuai kebutuhan masyarakat.
Sigit bertugas melakukan pelayanan jemput bola perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi pemula yang telah berusia 17 tahun namun belum melakukan perekaman identitas.
Sementara itu, Andi hadir melalui program ASA Live di Citimall Garut untuk memberikan edukasi sekaligus menerima berbagai pertanyaan dan pengaduan masyarakat terkait administrasi kependudukan (Adminduk).
Adapun Iwan menjalankan program “Jemput ka Rorompok”, yakni pelayanan langsung yang menyasar warga rentan agar seluruh penduduk dapat terdata dan memperoleh dokumen kependudukan secara optimal.
Melalui inovasi tersebut, Disdukcapil Garut berharap pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya mudah diakses, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok dan kelompok rentan yang selama ini kesulitan datang ke kantor pelayanan.
Di akhir unggahannya, Disdukcapil Garut juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dengan memberikan masukan mengenai kampung atau wilayah yang masih membutuhkan pelayanan jemput bola.
“Kira-kira, kampung atau daerah mana lagi yang harus kami datangi untuk Jemput Bola? Tulis di kolom komentar ya!” tulis Disdukcapil Garut dalam Instagramnya.
Program jemput bola ini menjadi salah satu upaya Disdukcapil Kabupaten Garut dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak atas dokumen administrasi kependudukan secara mudah, cepat, dan merata.

