Garutexpo.com – Insiden longsor cukup besar terjadi di kawasan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan, tepatnya di wilayah Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (1/5/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut terekam video oleh salah satu pekerja di lokasi dan viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat material tanah dan bebatuan dalam volume besar meluncur deras dari tebing, disertai suara gemuruh yang menggetarkan. Reruntuhan tersebut menghantam area konstruksi proyek, termasuk akses terowongan (tunnel) yang tengah dibangun.
Camat Rongga, Asep Badrup Muin, menjelaskan bahwa longsor diduga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sebelum kejadian.
“Kejadian longsornya tadi siang sekitar jam 14.00 WIB. Sebelumnya memang ada hujan cukup besar sehingga diduga memicu kejadian longsor,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Jumat (1/5/2026).
Ia menambahkan, lokasi longsor berada di Pasir Bukit Datar, Kampung Cimarel, Desa Sukaresmi, tepatnya di area proyek tunnel atau Tailrace Tunnel Outlet (TTO).
Meski longsor tergolong besar dan menimbulkan kerusakan pada area proyek, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hal ini karena area terdampak dalam kondisi steril dari aktivitas pekerja.
“Sudah kami pastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu. Karena kebetulan hari ini memang hari libur proyek,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Bandung Barat, Asep Sehapudin, juga memastikan tidak adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat ini, pihak terkait masih melakukan asesmen untuk mengetahui dampak lebih lanjut serta potensi risiko lanjutan di lokasi proyek.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dan evaluasi teknis masih terus dilakukan guna memastikan keamanan area serta kelanjutan pembangunan proyek strategis tersebut.
Sumber: Radarbandung.

