Garutexpo.com — Menikmati keindahan alam sekaligus mengenal budaya Sunda menjadi pengalaman menarik bagi para pelajar. Salah satu destinasi yang menawarkan suasana tersebut adalah Kampung Sunda yang berada di kawasan Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.
Dengan panorama perbukitan dan suasana alam yang asri, Kampung Sunda menjadi salah satu pilihan menarik untuk kegiatan berkemah, khususnya bagi sekolah, keluarga maupun komunitas yang ingin menggelar kegiatan di tengah nuansa alam dan budaya Sunda.
Kawasan wisata tersebut tercatat sebagai salah satu objek wisata daerah dengan tiket masuk sekitar Rp20.000 per orang. Pengunjung juga dapat memanfaatkan sejumlah fasilitas yang tersedia untuk menunjang kegiatan selama berada di lokasi.
Penjaga kawasan yang akrab disapa Ucup, saat diwawancarai Garutexpo.com.com, mengatakan Kampung Sunda memiliki sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengunjung, termasuk tempat berteduh dan sarana pendukung kegiatan.
“Kami menyediakan fasilitas gazebo untuk berteduh dan sarana lainnya. Memang tempat ini sangat cocok untuk berkemah, baik perorangan maupun sekolah-sekolah yang ada di Jawa Barat,” ujar Ucup, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurutnya, suasana alam pegunungan yang masih asri menjadi salah satu daya tarik utama Kampung Sunda. Ia pun mengajak sekolah-sekolah, khususnya dari Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, untuk datang dan merasakan langsung suasana alam serta budaya Sunda yang ditawarkan.
“Kami mengajak semua sekolah yang ada di Kabupaten Bandung dan Garut untuk menikmati suasana Sunda dan pemandangan pegunungan yang terhampar di sekelilingnya,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Rizki (16), salah seorang peserta kemah asal Garut. Ia menilai Kampung Sunda sangat cocok dijadikan lokasi kegiatan luar ruang bagi pelajar.
“Berkemah di Kampung Sunda sangat cocok untuk membawa anak-anak sekolah ke tempat seperti ini. Selain bisa menikmati alam, kita juga bisa melakukan berbagai kegiatan bersama,” kata Rizki.
Kegiatan berkemah di kawasan bernuansa Sunda tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai kegiatan edukasi. Para pelajar dapat mengisi waktu dengan permainan kelompok, aktivitas kebersamaan, hingga mengenal seni dan budaya Sunda secara lebih dekat.
Konsep wisata yang memadukan alam dan budaya juga memiliki potensi besar untuk mendukung pendidikan karakter, membangun kerja sama antarpeserta, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan tradisi lokal.
Dengan suasana yang sejuk, panorama pegunungan serta lingkungan yang mendukung kegiatan kelompok, Kampung Sunda Ibun dapat menjadi alternatif destinasi bagi sekolah yang ingin menghadirkan pengalaman belajar di luar ruang.
Berkemah di tempat tersebut bukan sekadar mendirikan tenda dan menikmati malam di alam terbuka, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk belajar kebersamaan, mengenal budaya Sunda, mencintai lingkungan, dan menikmati keindahan alam Jawa Barat.(Acep)


