Garutexpo.com, Purwakarta — Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Purwakarta menunjukkan tren positif. Hingga akhir Juli 2026, total penyaluran kredit BRI di Kabupaten Purwakarta telah menembus Rp2,67 triliun, sekaligus melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2026.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan per 31 Juli 2026, posisi Outstanding Loan (OL) BRI BO Purwakarta tercatat mencapai Rp2.671,81 miliar. Angka tersebut setara dengan 100,97 persen dari target RKA 2026.
Capaian ini memperlihatkan bahwa strategi pembiayaan yang dijalankan BRI BO Purwakarta mampu menjaga pertumbuhan kredit di tengah kebutuhan pembiayaan masyarakat dan dunia usaha yang terus berkembang.
Penyaluran kredit tersebut mencakup berbagai segmen, mulai dari pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kredit komersial, hingga pembiayaan konsumer.
Tak hanya secara tahunan, pertumbuhan juga tercatat secara bulanan. Dibandingkan posisi Juni 2026, total kredit BRI BO Purwakarta bertambah Rp12,91 miliar atau tumbuh 0,49 persen.
Sementara jika dibandingkan dengan posisi Juli 2025, secara Year-on-Year (YoY) penyaluran kredit mengalami peningkatan sebesar Rp88,40 miliar.
Segmen Mikro Jadi Mesin Utama
Di balik besarnya penyaluran kredit tersebut, segmen Mikro menjadi kekuatan utama BRI BO Purwakarta.
Branch Office Head (BOH) BRI Purwakarta, Raden Balya Taufik Hidayat A., mengatakan kontribusi kredit Mikro mencapai 62,2 persen dari keseluruhan portofolio kredit BRI BO Purwakarta.
“Portofolio penyaluran kredit kami hingga akhir Juli 2026 tumbuh sangat sehat dan berhasil melampaui target RKA sebesar 100,97 persen,” ujar Raden Balya Taufik Hidayat A.
Ia menjelaskan, dari total Outstanding Loan sebesar Rp2,67 triliun, segmen Mikro menyumbang Rp1,66 triliun, tepatnya Rp1.661,47 miliar.
Yang menarik, pembiayaan tersebut menjangkau 44.830 debitur.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya jangkauan BRI dalam memberikan akses pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, pedagang kecil, serta UMKM di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta.
Menurut Raden Balya, keberadaan puluhan ribu debitur mikro tersebut sekaligus memperlihatkan peran strategis BRI dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui akses permodalan.
Pembiayaan yang diberikan diharapkan dapat membantu pelaku usaha mempertahankan sekaligus mengembangkan usahanya, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat daya saing.
Segmen Lain Juga Tumbuh Positif
Selain Mikro, sejumlah segmen kredit lainnya juga mencatatkan performa positif.
Segmen Small/Komersial berhasil mencapai 106,68 persen dari target RKA, dengan Outstanding Loan sebesar Rp234,66 miliar yang disalurkan kepada 296 debitur.
Kemudian, segmen KPR mencatat realisasi 106,46 persen dari RKA, dengan Outstanding Loan mencapai Rp176,17 miliar dan jumlah debitur sebanyak 719 orang.
Sementara itu, segmen Kredit Pegawai/Briguna membukukan capaian 100,66 persen dari RKA. Outstanding Loan pada segmen ini mencapai Rp599,34 miliar, dengan jumlah debitur sebanyak 3.581 orang.
Capaian tersebut membuat pertumbuhan kredit BRI BO Purwakarta tidak hanya bertumpu pada satu sektor, tetapi ditopang oleh berbagai segmen pembiayaan.
BRI Perkuat Akses Pembiayaan Mikro
Dengan basis nasabah mikro yang mencapai puluhan ribu debitur, BRI BO Purwakarta memastikan segmen Mikro tetap menjadi salah satu fokus utama strategi pertumbuhan ke depan.
Raden Balya mengatakan BRI akan terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM secara inklusif dan berkelanjutan.
“Melihat basis nasabah mikro kami yang sangat luas hingga 44.830 debitur, kami optimistis segmen Mikro adalah motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi Purwakarta,” katanya.
Menurutnya, penguatan inklusi keuangan akan terus dilakukan dengan memperluas jangkauan pembiayaan mikro serta mengoptimalkan ekosistem digitalisasi dalam pemberdayaan UMKM.
Langkah tersebut diharapkan mampu membuat pelaku usaha mikro tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga semakin mudah mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat inklusi keuangan, memperluas jangkauan pembiayaan mikro, serta mengoptimalkan ekosistem digitalisasi pemberdayaan UMKM agar para pelaku usaha mikro dapat tumbuh semakin tangguh dan mandiri,” pungkasnya.
Dengan total kredit yang telah mencapai Rp2,67 triliun dan puluhan ribu debitur mikro yang dilayani, BRI BO Purwakarta menunjukkan bahwa pembiayaan perbankan masih memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di Kabupaten Purwakarta.(*)


