in

Putusan MA Menyelamatkan Dunia Tenis Meja Jabar dari Polemik

PTMSI

GARUTEXPO – Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait kasasi yang diajukan Ketua PP PTMSI, Oegroseno, telah memicu kegembiraan di kalangan masyarakat tenis meja Jawa Barat (Jabar). Mereka berharap putusan MA ini akan mengakhiri polemik yang telah lama mengganggu dunia olahraga tenis meja di Indonesia, terutama di Jabar.

Ketua Umum PTMSI Jabar, Nurseno SP Utomo, mengungkapkan bahwa masyarakat tenis meja Jabar selalu mengakui PB PTMSI sebagai satu-satunya kepengurusan induk tenis meja di Indonesia. Ia menyesalkan adanya klaim dari pihak lain, seperti PP PTMSI, yang menjadi rival dalam tatakelola pertenis mejaan Indonesia selama ini.

“Lebih dari satu dasawarsa, pertenis mejaan Indonesia terganggu oleh polemik terkait pengelolaannya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ujar Nurseno, Minggu, 25 Februari 2024.

Nurseno menyambut baik putusan MA Nomor 3625 K/PDT/2023 yang menolak kasasi yang diajukan Oegroseno, sehingga mempertegas Peter Layardi Lay sebagai Ketua Umum PB PTMSI. Keputusan tersebut telah disampaikan ke Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF), NOC (Komite Olimpiade Indonesia), dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

PTMSI

Nurseno juga mengapresiasi upaya Ketum PB PTMSI, Peter Layardi Lay, dalam menyampaikan keputusan MA ini ke rapat federasi ITTF di Busan, Korea Selatan, yang akan segera dilaksanakan untuk menentukan sikap Indonesia ke depan.
Dengan harapan agar PB PTMSI menjadi satu-satunya kepengurusan induk olahraga tenis meja di Indonesia, Nurseno berharap agar program pembinaan dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan dari pihak manapun.

“Kita berdoa agar cobaan terhadap kita semua usai dengan adanya putusan MA ini. Saat ini kita menuju cahaya terang benderang di dunia pertenis mejaan Indonesia ke depan,” tambah Nurseno.(Fauzan)

Ditulis oleh Kang Zey

Pj Gubernur Jabar Apresiasi Pelaksanaan Pemilu 2024 yang Aman dan Lancar

SMPN 1 Garut Sukses Gelar Bulan Filantropi 2024: Menyatukan Siswa SD/MI Berprestasi