in

Program Kebun Benih Datar Tebu di Subang Dorong Swasembada Gula Nasional dan Kesejahteraan Petani

Garutexpo.com, Subang – Program Kebun Benih Datar (KBD) tebu yang digulirkan pemerintah melalui Direktorat Perbenihan Perkebunan dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian terus menunjukkan perkembangan positif dalam mendukung percepatan swasembada gula nasional.

Melalui program tersebut, Direktur CV Karya Amalia, Haji Imam, selaku pelaksana program KBD di Kabupaten Subang, menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan benih unggul tebu guna meningkatkan produktivitas sektor perkebunan tebu di Jawa Barat.

Pengembangan Kebun Benih Datar dilakukan di lahan seluas 100 hektare yang berlokasi di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, bekerja sama dengan PT BMN sebagai penyedia lahan.

Menurut Haji Imam, keberadaan program KBD menjadi langkah strategis dalam memperkuat penyediaan benih tebu berkualitas sekaligus mendorong modernisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian.

“Program Kebun Benih Datar ini sangat penting dalam mendukung percepatan swasembada gula nasional. Dengan penggunaan mekanisasi modern alat pertanian, proses pengolahan lahan hingga penanaman dapat dilakukan lebih cepat dan efisien,” ujarnya, Sabtu, 16 Mei 2026.

Direktur PT BMN, Indra, menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya berdampak terhadap peningkatan produksi tebu nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Program ini bukan hanya meningkatkan produksi tebu, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman tebu,” katanya.

CV Karya Amalia berharap pembangunan KBD di Subang dapat menjadi percontohan pengembangan benih tebu modern berbasis mekanisasi di Jawa Barat maupun di berbagai daerah lain di Indonesia.

Selain itu, dukungan pemerintah terhadap petani dinilai sangat penting, baik melalui penyediaan alat mesin pertanian, pendampingan teknis, maupun akses permodalan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani tebu.

“Kalau petani didukung teknologi dan sarana yang memadai, kita semua optimistis target swasembada gula bisa tercapai,” tandasnya.

Petani menggunakan traktor untuk mendukung percepatan pembangunan Kebun Benih Datar (KBD) tebu di lahan seluas 100 hektare di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.***

Ditulis oleh Kang Zey

Mobil Dinas Rp1,8 M dan Sewa Kendaraan Rp947 Juta Disorot! PMII Garut Kritik Kinerja Inspektorat Dinilai Mandul Awasi OPD