Garutexpo.com – Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan dominasinya dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN) per 9 Juni 2026, Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terbanyak di Indonesia, mencapai 6.721 unit.
Jumlah tersebut menempatkan Jawa Barat jauh di atas provinsi lain dan menjadi tulang punggung pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Di posisi kedua terdapat Jawa Tengah dengan 4.592 unit SPPG, disusul Jawa Timur sebanyak 4.340 unit. Ketiga provinsi di Pulau Jawa tersebut menjadi daerah dengan jaringan pelayanan gizi terbesar di Indonesia.
Sementara itu, Sumatera Utara menempati posisi keempat dengan 1.591 unit, diikuti Banten sebanyak 1.428 unit dan Lampung dengan 1.209 unit.
Untuk wilayah luar Jawa, Sulawesi Selatan berada di peringkat ketujuh dengan 892 unit SPPG, disusul Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 871 unit, Sumatera Selatan 850 unit, dan Riau 775 unit.
SPPG sendiri merupakan unit pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertugas menyiapkan, mengelola, dan mendistribusikan makanan bergizi kepada kelompok sasaran, khususnya pelajar dan masyarakat yang menjadi penerima manfaat program.
Besarnya jumlah SPPG di Jawa Barat dinilai mencerminkan kesiapan daerah tersebut dalam mendukung pelaksanaan program strategis nasional di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Dengan jumlah mencapai 6.721 unit, Jawa Barat menjadi daerah dengan infrastruktur layanan gizi paling luas di Indonesia. Capaian ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses makanan bergizi bagi masyarakat serta mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Berdasarkan data BGN, selisih jumlah SPPG antara Jawa Barat dan Jawa Tengah mencapai lebih dari 2.100 unit, menunjukkan keunggulan signifikan Jawa Barat dalam penyediaan layanan pemenuhan gizi nasional.***

