in

Abah Muda Garut Murka! Dugaan Ayat Al-Qur’an Jadi Syarat Dapat Miras di The Sound Project Diminta Diusut

Foto: Abah Muda, Ketua Pemuda Akhir Zaman.

Garutexpo.com – Dugaan adanya tindakan yang dinilai melecehkan ayat suci Al-Qur’an dalam acara The Sound Project di Jakarta menuai kecaman. Ketua Pemuda Akhir Zaman Kabupaten Garut, Abah Muda, meminta aparat penegak hukum segera mengusut dugaan tersebut secara serius dan menyeluruh.

Abah Muda menyatakan keprihatinannya setelah muncul informasi mengenai dugaan adanya kegiatan atau challenge yang disebut menjadikan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebagai syarat untuk mendapatkan minuman keras.

Menurutnya, apabila informasi tersebut benar, tindakan tersebut tidak hanya dinilai tidak pantas, tetapi juga berpotensi melukai perasaan umat Islam.

“Kami mengecam keras segala bentuk tindakan yang menjadikan ayat suci Al-Qur’an sebagai bahan permainan atau sarana untuk mendapatkan minuman keras. Jika dugaan tersebut terbukti, kami meminta aparat penegak hukum memproses pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Abah Muda, Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia menekankan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab suci yang memiliki kedudukan sangat penting bagi umat Islam. Karena itu, ayat-ayat suci tidak sepatutnya dijadikan bahan permainan, tantangan, hiburan, maupun alat untuk memperoleh sesuatu, terlebih minuman keras.

Abah Muda juga meminta kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan fakta sebenarnya di balik informasi tersebut.

Menurutnya, pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara perlu dimintai keterangan, termasuk panitia maupun penyelenggara, sehingga dapat diketahui apakah dugaan tersebut benar terjadi dan siapa yang bertanggung jawab.

“Kalau memang terbukti, jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sepele. Aparat harus mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Ia berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara profesional dan objektif, sehingga persoalan tersebut tidak berkembang menjadi polemik yang lebih luas di masyarakat.

Abah Muda juga mengingatkan para penyelenggara kegiatan hiburan agar tetap menghormati nilai-nilai agama dan keyakinan masyarakat. Menurutnya, kreativitas dalam sebuah acara tidak boleh mengabaikan batas-batas penghormatan terhadap simbol dan ajaran agama.

“Hormati agama. Hormati ayat suci. Jangan jadikan keyakinan sebagai bahan hiburan,” pungkasnya.

Sementara itu, dugaan mengenai penggunaan ayat suci Al-Qur’an dalam challenge tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut. Pihak-pihak yang disebut maupun penyelenggara acara tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi agar informasi yang berkembang dapat diketahui berdasarkan fakta yang sebenarnya.***

Ditulis oleh Kang Zey

Bukan Sekadar Pelantikan! Ini Pesan Kabid DPMD Garut untuk 3 Kades PAW yang Baru Dilantik