in

Forum RT RW Desa Haruman dan DPK KNPI Lakukan Aksi Demonstrasi di PT. Hoga Reksa Garment

GARUTEXPO — Forum Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT RW) Desa Haruman bersama Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Leles, Kabupaten Garut melakukan aksi demonstrasi di PT. Hoga Reksa Garment yang berlokasi di Jalan Beringin, Tutugan, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (01/8/2024).

Dalam orasinya, Aam, Ketua Forum Desa Haruman, menyampaikan beberapa tuntutan kepada perusahaan, antara lain:

1. Rekrutmen tenaga kerja laki-laki.
2. Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).
3. Isu pengeboran air tanah.
4. Perjanjian dengan BumDes.

“Tuntutan ini merupakan hasil kesepakatan sebelumnya dengan BumDes Haruman mengenai pendirian pabrik. Kami ingin memastikan semua poin yang disepakati dilaksanakan,” tegas Aam.

Para pengunjuk rasa yang dijaga ketat oleh personel Mapolres Garut akhirnya diterima oleh manajemen perusahaan untuk beraudensi.

Manajer PT. Hoga Reksa Garment, Andri, menjelaskan bahwa sebagian besar tuntutan tersebut sudah dipenuhi oleh perusahaan.

“Mengenai rekrutmen tenaga kerja laki-laki, kami sudah melakukannya, meskipun jumlahnya tidak banyak. Saat ini belum ada rencana rekrutmen besar-besaran karena belum ada permintaan dari pemilik,” kata Andri.

Terkait CSR, Andri menjelaskan bahwa meskipun kami bukan perusahaan di sektor Sumber Daya Alam yang diwajibkan oleh UU mengenai CSR, kami tetap melaksanakan kewajiban tersebut dan telah memberikan bantuan melalui desa.

“Jika masyarakat ingin mengajukan CSR, silakan ajukan proposal melalui desa,” tandasnya.

Andri juga menegaskan bahwa perusahaan tidak terlibat dalam pengeboran air tanah dan bahwa perjanjian dengan BumDes telah dipenuhi.

“Jika ada tuntutan tambahan dari masyarakat, kami siap berdialog dan mencari solusi yang akan difasilitasi oleh pemerintah setempat,” ujarnya.(Nuroni)

Ditulis oleh Kang Zey

Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2024 di Garut: Pj. Bupati dan Kakanwil Kemenag Berikan Apresiasi

Kades Sirnabakti Garut Jadi Sorotan Publik Setelah Usir Sekdes