Garutexpo.com – Jawa Barat kembali mencatatkan prestasi dalam data kependudukan nasional. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang diperbarui pada 9 Februari 2026, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pernikahan terbanyak di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Dalam data yang dipublikasikan melalui akun jabarstats dan BPS Provinsi Jawa Barat, tercatat sebanyak 292.119 pernikahan berlangsung di Jawa Barat selama tahun 2025. Angka tersebut menempatkan Jawa Barat di posisi pertama secara nasional, jauh di atas provinsi lainnya.
Posisi kedua ditempati Jawa Timur dengan 262.670 pernikahan, disusul Jawa Tengah sebanyak 225.401 pernikahan. Sementara itu, peringkat berikutnya diisi oleh Sumatera Utara (68.055), Banten (62.992), Sumatera Selatan (53.583), Lampung (52.420), Sulawesi Selatan (51.289), Riau (40.269), dan Jakarta (39.863) pernikahan.
BPS mencatat, sepuluh provinsi dalam daftar tersebut secara kumulatif menyumbang lebih dari 1,14 juta pernikahan di Indonesia sepanjang tahun 2025. Jawa Barat menjadi kontributor terbesar dalam jumlah pernikahan nasional.
Tingginya angka pernikahan di Jawa Barat tidak terlepas dari besarnya jumlah penduduk yang mencapai hampir 50 juta jiwa, menjadikannya provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia. Kondisi tersebut turut memengaruhi tingginya jumlah pasangan yang melangsungkan pernikahan setiap tahunnya.
Data ini juga menjadi gambaran dinamika sosial dan kependudukan di Indonesia. Selain mencerminkan tingginya angka pernikahan, informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan di bidang administrasi kependudukan, pelayanan publik, kesehatan keluarga, hingga pembangunan sumber daya manusia.
Berikut daftar 10 provinsi dengan jumlah pernikahan terbanyak pada tahun 2025 berdasarkan data BPS:
1. Jawa Barat: 292.119
2. Jawa Timur: 262.670
3. Jawa Tengah: 225.401
4. Sumatera Utara: 68.055
5. Banten: 62.992
6. Sumatera Selatan: 53.583
7. Lampung: 52.420
8. Sulawesi Selatan: 51.289
9. Riau: 40.269
10. Jakarta: 39.863
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), data diperbarui 9 Februari 2026.


