Garutexpo.com – Suasana malam Minggu di sejumlah ruas jalan Kabupaten Garut mendapat pengawasan ketat aparat kepolisian. Dalam patroli besar-besaran yang digelar hingga Minggu dini hari (8/11/2026), Polres Garut mengamankan 12 pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.
Yang mengejutkan, dari tangan belasan pemuda tersebut, petugas menemukan enam senjata tajam (sajam) berbagai jenis, mulai dari golok, sabit, arit hingga samurai. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah botol minuman keras (miras) dan tiga unit sepeda motor.
Pengamanan ini merupakan bagian dari kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan Polres Garut bersama seluruh Polsek jajaran, Sabtu malam (7/11/2026) hingga Minggu dini hari (8/11/2026).
Dalam operasi tersebut, personel gabungan mengintensifkan patroli skala besar dan patroli blue light untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Sejumlah titik menjadi sasaran patroli, di antaranya Jalan Bratayudha, Jalan Ahmad Yani, Jalan Hampor, serta kawasan Wisata Kuliner Kerkof.
Di lokasi-lokasi tersebut, Tim Patroli Sat Samapta Polres Garut mengamankan 12 pemuda yang diduga hendak terlibat aksi tawuran. Petugas juga menemukan senjata tajam dan minuman keras yang dibawa kelompok tersebut.
Temuan enam senjata tajam, khususnya golok hingga samurai, menjadi perhatian serius karena benda-benda tersebut berpotensi digunakan untuk melakukan tindakan kekerasan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.
Selanjutnya, seluruh pemuda yang diamankan dibawa ke Mako Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan, pendataan, dan penanganan lebih lanjut.
87 Botol Miras dan 46 Knalpot Brong Ikut Disita
Tidak berhenti pada pengamanan 12 pemuda, KRYD yang dilaksanakan Polres Garut bersama Polsek jajaran juga menyasar peredaran minuman keras dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Dari 33 kegiatan KRYD yang dilaksanakan, petugas berhasil mengamankan 87 botol minuman keras berbagai merek. Sementara itu, sebanyak 46 knalpot brong turut ditindak dan diamankan.
Operasi tersebut juga difokuskan untuk mengantisipasi aktivitas geng motor, balap liar, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi meresahkan masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan.
Melalui kegiatan ini, Polres Garut menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.
Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang ditemukan, kepolisian juga berupaya mencegah kenakalan remaja, aksi tawuran, serta peredaran minuman keras yang dapat menjadi pemicu terjadinya tindak kriminalitas.
Di sisi lain, peran orang tua dan lingkungan masyarakat dinilai penting dalam mengawasi aktivitas generasi muda. Sebab, pencegahan aksi tawuran dan kenakalan remaja tidak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian bersama.
Dengan intensifikasi patroli dan penindakan tersebut, diharapkan masyarakat Kabupaten Garut dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman tanpa dihantui ancaman gangguan keamanan, terutama pada malam Minggu.(*)

