in

DLH Garut Gencar Atasi Timbulan Sampah Selama Bulan Ramadan

DLH

GARUTEXPO- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut terus intensif dalam mengatasi permasalahan timbulan sampah di lingkungan masyarakat. Menurut Kepala DLH, Jujun Juansyah, selama bulan Ramadan lalu, terjadi peningkatan kebersihan di area perkotaan seiring dengan berkurangnya pola konsumsi masyarakat selama bulan puasa.

“Kami melihat adanya peningkatan kebersihan di area perkotaan selama bulan Ramadan karena pola konsumsi masyarakat berkurang, memudahkan pengangkutan sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ungkap Jujun di kantornya, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (18/4/2024).

Meskipun terjadi peningkatan kebersihan, Jujun menjelaskan bahwa enam hari sebelum Lebaran terjadi lonjakan jumlah sampah hingga 20%, meningkat dari 223 ton per hari menjadi 274 ton per hari yang masuk ke TPA.

“Selama enam hari sebelum Lebaran, terjadi lonjakan jumlah sampah hingga 20% dari hari biasa, mencapai 274 ton per hari,” jelasnya.

Namun, setelah Lebaran, terjadi pengurangan peningkatan jumlah tonase sampah menjadi 10% dari hari-hari sebelumnya, yaitu dari 223 ton per hari menjadi 260 ton per hari, dengan peningkatan sekitar 25 ton per hari.

Mengenai keterlambatan penanganan sampah di hari Lebaran, Jujun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kru dan armada kebersihan diberikan waktu untuk berlibur Lebaran dan bersilaturahmi bersama keluarga.

“Ia juga meminta agar masyarakat mematuhi peraturan untuk membuang sampah sekitar jam 9 malam hingga jam 5 pagi, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2014. Hal ini diharapkan dapat membantu dalam penanganan sampah secara optimal.

“Kami berharap masyarakat dapat mematuhi peraturan tersebut agar kami dapat menyelesaikan pengangkutan sampah dengan tepat waktu,” tambahnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Gencar Patroli Malam, Polsek Wanaraja Tangkap Empat Pemuda

Rumah Wartawan Garut Sering Dimasuki Ular, Diduga Terkait Pemberitaan Tegas