in

Festival Pendidikan Al Qur’an Pertama di Kabupaten Garut: Wujudkan Generasi Rabbani Berjiwa Qur’ani

GARUTEXPO– Forum Komunikasi Pendidikan Al Qur’an (FKPQ) Kabupaten Garut menggelar Festival Pendidikan Al Qur’an ke-1 se-Kabupaten Garut Tahun 2024 di Kampus Pendidikan Yayasan Assanusiyah Aly Mintarsih, Kampung Ciparay, Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Sabtu, 04 Mei 2024.

Acara ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), dr. Maskut Farid, dengan tema “Berlomba-lomba dalam Kebaikan Wujudkan Generasi Rabbani Berjiwa Qur’ani”.

Dr. Maskut Farid, dalam sambutannya, mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap acara semacam ini, sejalan dengan visi Kabupaten Garut yang ingin menjadi daerah yang bertaqwa, maju, dan sejahtera.

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh FKPQ yang merupakan organisasi di bawah Kemenag, sehingga kerja sama antara pemerintah daerah dan Kemenag sangatlah penting dalam mewujudkan visi Garut yang bertaqwa,” ujar dr. Maskut.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan keagamaan seperti ini sebagai upaya memberikan motivasi kepada anak-anak dan orang tua untuk lebih memahami nilai-nilai keagamaan, khususnya Al Qur’an.

Ketua DPD FKPQ Kabupaten Garut, K.H Undang Ahmad Sobar, menjelaskan bahwa Festival Pendidikan Al Qur’an ini merupakan yang pertama kali di Kabupaten Garut dan diikuti oleh 200 peserta sebagai persiapan pelaksanaan Festival Pendidikan Al Qur’an di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Dalam festival ini, terdapat beragam lomba seperti Lomba Mewarnai, Lomba Doa Harian, Lomba Adzan Tingkat, Lomba Asmaul Husna, Lomba Tahfidz Juz Amma, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Pidato, Lomba MTQ, Syahril Qur’an, dan Lomba Tahfidz Al Qur’an. Acara ini akan berlangsung selama 3 hari mulai dari Sabtu, 4 Mei 2024 hingga Senin, 6 Mei 2024.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Dandim 0611 Garut Gelar Ngopi Bareng Bersama Awak Media untuk Tingkatkan Sinergi TNI dan Insan Pers

Ketua DPC GBNN Garut Kritik Keterlambatan Pemkab Garut dalam Penanganan Warga Miskin