in

Pemuda Akhir Zaman Kecam Keras Maraknya Kekerasan Seksual terhadap Anak di Garut

Foto: Ketua Pemuda Akhir Zaman, Jajang Badruzaman saat orasinya.

GARUTEXPO – Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Garut mendapat sorotan tajam dari Pemuda Akhir Zaman. Mereka mengecam keras berbagai tindakan bejat yang dilakukan oleh pelaku dari beragam latar belakang, termasuk keluarga terdekat hingga tenaga profesional.

Ketua Pemuda Akhir Zaman, Jajang Badruzaman yang akrab disapa Abah Muda 212, menyampaikan keprihatinannya terhadap deretan kasus asusila yang mencoreng nilai kemanusiaan dan keadaban.

“Kami sangat prihatin dan marah melihat deretan kasus kekerasan seksual ini. Sebelum masyarakat selesai mengecam tindakan seorang ayah terhadap anak kandungnya, muncul lagi kasus guru yang melecehkan siswanya, lalu ayah tiri terhadap anak tirinya, uwa terhadap ponakannya, dan sekarang malah dokter terhadap pasien. Ini benar-benar memprihatinkan,” tegas Abah Muda kepada garutexpo.com, Selasa (16/4/2025).

Ia menilai bahwa kondisi ini mencerminkan darurat moral yang memerlukan penanganan serius dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, institusi pendidikan, serta aparat penegak hukum.

“Ini bukan lagi sekadar kasus hukum, tapi sudah menjadi darurat moral. Perlu ketegasan dari aparat hukum, perlindungan maksimal bagi korban, serta peran aktif masyarakat dalam pengawasan,” lanjutnya.

Pemuda Akhir Zaman juga mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian untuk memberikan hukuman seberat-beratnya kepada para pelaku kekerasan seksual, serta menyediakan layanan pendampingan dan pemulihan psikologis bagi para korban.

“Kami akan terus menyuarakan perlindungan terhadap anak-anak dan mendorong terbentuknya lingkungan yang aman, baik di rumah, sekolah, maupun fasilitas layanan kesehatan,” tandas Abah Muda.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

FPPG Kecam Keras Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut

Setelah Puluhan Tahun Mengabdi, 1.727 ASN Dilantik: Bupati Garut Apresiasi Perjuangan Tenaga Honorer