Garutexpo.com – Aksi heroik anggota Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut kembali menyita perhatian publik. Di tengah ombak besar Pantai Selatan, seorang personel Polairud, Briptu Bagus Eko, dengan penuh keberanian menerjang laut sejauh kurang lebih 100 meter demi menyelamatkan dua wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa dramatis itu terjadi menjelang senja, saat petugas Satpolairud tengah bersiaga melakukan pengamanan kawasan wisata pantai menjelang penutupan. Dua wisatawan yang sebelumnya bermain di tepi pantai diketahui berenang terlalu ke tengah laut hingga akhirnya terseret arus kuat dan mengalami kelelahan.
Melihat kondisi darurat tersebut, Briptu Bagus Eko tanpa ragu melepaskan sebagian perlengkapannya dan langsung berenang ke arah korban. Padahal, saat itu ombak terpantau cukup besar disertai angin kencang yang membahayakan keselamatan.
“Banyak yang berteriak agar saya tidak mendekat karena berbahaya, tetapi panggilan hati saya tetap ingin menyelamatkan mereka,” ujar Briptu Bagus Eko saat dikonfirmasi.
Proses penyelamatan berlangsung menegangkan. Arus laut yang kuat membuat tenaga Briptu Bagus terkuras, bahkan kakinya tidak lagi menyentuh dasar pasir saat berhasil menjangkau korban. Namun berkat tekad dan semangat kemanusiaan, ia mampu membawa kedua wisatawan tersebut kembali ke bibir pantai dengan selamat.
“Ini semata-mata demi kemanusiaan dan panggilan jiwa saya sebagai anggota Polri yang mengabdi untuk masyarakat,” ungkapnya.
Sesampainya di daratan, sejumlah personel Satpolairud lainnya bersama warga sekitar segera membantu proses evakuasi. Salah satu korban sempat tidak sadarkan diri, namun setelah mendapatkan pertolongan pertama, kondisinya berangsur membaik dan langsung dilarikan ke Puskesmas Cikelet untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dua wisatawan yang berhasil diselamatkan tersebut diketahui bernama M Azqi Ali Nazar (20), warga Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dan M Atha Bima (20), warga Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Kasat Polairud Polres Garut, **IPTU Aep Saprudin**, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa jajarannya bergerak cepat melakukan upaya pertolongan SAR hingga mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.
“Aksi ini merupakan wujud nyata tugas kemanusiaan Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan wisata pantai yang memiliki risiko tinggi kecelakaan laut,” tegasnya.
IPTU Aep juga mengimbau kepada seluruh wisatawan agar senantiasa waspada, tidak berenang terlalu ke tengah laut, serta selalu mematuhi imbauan petugas demi keselamatan bersama.***
























