in

Terbangun karena Gempa, Guru PPPK di Cisompet Selamat dari Maut Saat Rumahnya Ludes Dilalap Api

Foto: Barang- barang yang terbakar milik pegawai PPPK di Cisompet, Kabupaten Garut.

Garutexpo.com – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah permanen milik seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jumat dini hari, 29 Mei 2026. Beruntung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri meski seluruh bangunan beserta isinya ludes terbakar.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Kampung Nagrak RT 002 RW 006, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisompet. Rumah yang terbakar diketahui milik Aris Kurnia (40), seorang guru PPPK yang tinggal bersama istri dan anaknya.

Kapolsek Cisompet, Kompol Misno Winoto, mengatakan berdasarkan hasil pengecekan di lokasi kejadian serta keterangan sejumlah saksi, api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di bagian atas plafon dapur.

“Api pertama kali terlihat muncul dari atas plafon dapur yang diduga akibat arus pendek listrik. Dalam waktu singkat kobaran api membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah,” ujar Kompol Misno Winoto.

Menurutnya, cepatnya penyebaran api dipicu oleh material bangunan pada bagian atap yang sebagian besar menggunakan kayu, serta banyaknya barang mudah terbakar yang berada di dalam rumah.

Peristiwa tersebut nyaris menelan korban jiwa. Saat kebakaran terjadi, Aris Kurnia bersama istri dan anaknya sedang tertidur lelap. Namun, mereka terbangun setelah merasakan guncangan gempa yang terjadi sesaat sebelum kebakaran.

Tak lama kemudian, korban mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kobaran api. Ketika keluar dari kamar, kondisi rumah sudah dipenuhi asap tebal dan api mulai membesar.

Menyadari situasi berbahaya, korban segera membangunkan istrinya dan menyelamatkan anaknya dengan berlari keluar rumah untuk menghindari kobaran api yang semakin membesar.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya warga tidak mampu menghentikan penyebaran api.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi sekitar satu jam setelah kejadian dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 05.30 WIB.

“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun seluruh bangunan rumah beserta isinya hangus terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta,” tambah Kapolsek.

Akibat musibah tersebut, Aris Kurnia bersama keluarganya untuk sementara waktu mengungsi di rumah kerabat terdekat sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Polsek Cisompet yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata para saksi, serta mengumpulkan informasi guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik, terutama pada instalasi listrik rumah yang sudah berusia lama atau kurang mendapatkan perawatan.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Di Tengah Kisruh SPT yang Belum Reda, Draf Pemetaan 169 Guru PPPK Garut Beredar, Ada Apa di Disdik?