Garutexpo.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali ditegaskan. Melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM), Pemkab Garut membuka ruang kolaborasi dengan komunitas Entrepreneur Heart Garut (EHG) guna mendorong lahirnya lebih banyak entrepreneur, memperkuat daya saing UMKM, hingga memperluas akses pasar ekspor bagi produk unggulan daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, S.STP., M.Si., dengan jajaran Entrepreneur Heart Garut di Aula Disperindag Garut, Selasa (23/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang sinergi untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Garut.
Ridwan Effendi menyampaikan apresiasinya atas lahir dan berkembangnya komunitas-komunitas entrepreneur di Garut yang dinilai menjadi energi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi pertemuan kali ini yang diinisiasi oleh Entrepreneur Heart Garut. Pemerintah daerah sangat antusias dan memberikan apresiasi positif atas lahirnya komunitas-komunitas yang mengusung tema entrepreneurship di Kabupaten Garut,” ujarnya.
Garut Butuh Lebih Banyak Entrepreneur
Menurut Ridwan, Kabupaten Garut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, kuliner, industri kreatif hingga komoditas unggulan yang memiliki peluang ekspor.
Namun demikian, potensi tersebut membutuhkan lebih banyak pelaku usaha yang memiliki pola pikir kewirausahaan dan keberanian untuk mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai tinggi.
“Kabupaten Garut sudah sangat membutuhkan para entrepreneur dari berbagai kalangan. Sudah saatnya Garut tumbuh dengan entrepreneur-entrepreneur yang mau mengembangkan seluruh potensi yang ada di Kabupaten Garut,” katanya.
Ia menambahkan, audiensi tersebut menjadi langkah awal membangun komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah dan komunitas entrepreneur.
Ke depan, Disperindag siap memfasilitasi berbagai program lanjutan berupa pelatihan, pendampingan usaha, hingga pembangunan ekosistem ekspor yang terintegrasi.
Salah satu topik yang menarik perhatian dalam diskusi adalah adanya pelaku usaha yang fokus mengembangkan ekosistem ekspor. Menurut Ridwan, hal tersebut sangat relevan dengan potensi besar yang dimiliki Garut.
“Tadi ada yang concern bergerak di ekosistem ekspor. Ini menarik sekali karena Garut memang memiliki banyak komoditas potensial ekspor. Ke depan kita akan membangun komunikasi lebih lanjut apakah itu pelatihan, pendampingan hingga membangun ekosistem ekspor,” jelasnya.
EHG Sudah Dampingi UMKM Sejak 2009
Sementara itu, Pembina Entrepreneur Heart Garut, Rd. H. Aas Kosasih, S.Ag., M.Si., mengungkapkan bahwa EHG sejatinya telah aktif mendampingi UMKM sejak tahun 2009.
Menurutnya, audiensi dengan Disperindag Garut menjadi momentum penting karena merupakan pertemuan resmi pertama yang mempertemukan EHG dengan pemerintah daerah dalam semangat membangun ekonomi kerakyatan.
“Alhamdulillah hari ini gayung bersambut. Entrepreneur Heart Garut sebenarnya sudah bekerja sejak tahun 2009. Kehadiran Kepala Disperindag Garut dan dinas lainnya menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong UMKM di Kabupaten Garut,” ujar Aas.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah produk unggulan Garut telah mendapat pendampingan dari EHG, di antaranya akar wangi, cuanki, markisa, serta berbagai produk kuliner lainnya.
Bahkan, beberapa produk disebut telah memiliki peluang menembus pasar internasional.
“Ada cuanki yang sudah siap ekspor ke luar negeri termasuk ke Cina. Akar wangi juga sudah dibina oleh Entrepreneur Heart Garut,” katanya.
Dukung Program Garut Hebat dan Ekonomi Keumatan
Aas juga menilai Kepala Disperindag Garut menunjukkan respons yang sangat positif terhadap keberadaan EHG.
Menurutnya, terdapat sejumlah poin penting hasil pertemuan tersebut, di antaranya audiensi ini menjadi awal dari rangkaian pertemuan lanjutan, dorongan agar EHG berkolaborasi dengan seluruh perangkat daerah (SKPD), serta penguatan program ekonomi keumatan yang sejalan dengan visi pembangunan Garut Hebat.
“Program pengembangan ekonomi keumatan di Kabupaten Garut sangat terbuka untuk bersinergi dengan Entrepreneur Heart Garut. Ini menjadi peluang besar untuk bersama-sama mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Fokus Kembangkan Produk Unggulan Daerah
Sekretaris Entrepreneur Heart Garut, Awo Saepurohman, menambahkan bahwa saat ini organisasinya tengah fokus memperkuat struktur kelembagaan sekaligus memperluas pembinaan terhadap berbagai produk unggulan daerah.
Ia berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat membuka akses yang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar.
“Sekarang kami bergerak di bidang-bidang usaha khususnya produk unggulan Garut seperti akar wangi, cuanki, markisa, dan berbagai kuliner lainnya. Alhamdulillah setelah pertemuan ini Entrepreneur Heart Garut didengar dan disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Garut,” ujarnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik awal terbentuknya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, komunitas entrepreneur, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem usaha yang sehat, meningkatkan daya saing produk lokal, serta membuka jalan bagi produk-produk unggulan Garut untuk bersaing di pasar nasional maupun internasional.***


