in

Bupati Garut: Harapan Baru Dibuka dengan Wisuda 42 Peserta Pelatihan Bahasa Jepang

GARUTEXPO.COM- sebuah langkah maju di bidang ketenagakerjaan dan kompetensi global, Pemerintah Kabupaten Garut, diwakili oleh Bupati Rudy Gunawan, secara resmi mewisuda dan melepas 42 pemuda peserta pelatihan Bahasa Jepang Specified Skilled Worker (SSW) di Gedung Pendopo Garut. Acara ini, yang berlangsung Rabu, 27 Desember 2023, turut menyertakan pembukaan Gentra Karya Job Fair 4.0 2023 sebagai bagian dari Garut Festival Tahun 2023, berlangsung hingga tanggal 28 Desember 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyoroti urgensi pelatihan kompetensi bagi pemuda dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan dan keterbatasan ekonomi. Ia menjelaskan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali peserta dengan keahlian khusus yang diperlukan untuk bekerja di Jepang.

Rudy Gunawan mengungkapkan pemikirannya, “Ini adalah ide saya, ide saya pribadi. Meskipun kemarin sempat disorot, jangan takut. Saya bertanggung jawab sebagai penanggung jawab umum keuangan daerah, selama kita sesuai aturan dan tidak melakukan hal-hal yang mens rea (pemufakatan jahat), kita tidak usah takut,” tandas Rudy Gunawan.

Sebanyak 42 pemuda dan pemudi dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut terpilih untuk mengikuti pelatihan ini berdasarkan keterampilan dan kondisi ekonomi yang kurang memadai. Bupati menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berlanjut dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak pemuda di Kabupaten Garut.

Bupati Garut juga menyaksikan kebanggaannya saat seorang peserta pelatihan memberikan testimoni dalam bahasa Jepang yang lancar, menunjukkan kesuksesan program pelatihan tersebut. “Saya ingin seluruh Kabupaten Garut menerima harapan-harapan seperti itu,” ucapnya.

Rudy Gunawan berharap program pelatihan dapat berlanjut dengan peserta satu desa satu orang, meskipun mengakui keterbatasan keuangan Pemerintah Kabupaten Garut. Ia meminta kepada dinas terkait agar terus melanjutkan program pelatihan tersebut dengan semangat yang tinggi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Erna Sugiarti, menjelaskan bahwa pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang ini diadakan untuk mempersiapkan sumber daya manusia Garut agar kompeten dalam program penempatan kerja di Jepang. Peserta telah mengikuti pelatihan intensif di Unit Pelaksana Teknus (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Garut selama 6 bulan, dari 1 Mei hingga 4 November 2023.

Erna mengungkapkan, melalui pelatihan yang secara boarding (asrama), 42 peserta telah lulus Uji Kompetensi SSW Pertanian, dan 21 di antaranya telah lulus Japan Foundation Test for Basic Japanese (JFT) A2 Basic. Tujuh peserta telah diterima di perusahaan Jepang dan siap berangkat, sementara sisanya menunggu wawancara dengan perusahaan lain.

“Sesuai dengan job order atau kebutuhan perusahaan lainnya, wawancara akan dilaksanakan secara bertahap,” tandas Erna.

Berkenaan dengan Gentra Karya Job Fair 4.0 2023, Erna menambahkan bahwa acara ini diikuti oleh 20 perusahaan yang menawarkan 11.702 lowongan kerja baik dalam maupun luar negeri.

Pada acara tersebut, Bupati Garut juga memberikan penghargaan kepada 11 SMK di Kabupaten Garut yang telah berhasil mengadakan job fair dan berkolaborasi dengan Gentra Karya di tahun 2023. SMK-SMK ini telah berhasil menyerap ribuan tenaga kerja melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) mereka.

Berikut adalah 11 sekolah yang menerima penghargaan tersebut:

  1. SMK Al-Ghifari Banyuresmi
  2. SMK IT Daarul Abror Cibiuk
  3. SMK Plus Qurrota A’yun
  4. SMKN 1 Garut
  5. SMKN 2 Garut
  6. SMKN 3 Garut
  7. SMKN 4 Garut
  8. SMKN 5 Garut
  9. SMKN 7 Garut
  10. SMKN 9 Garut
  11. SMKN 14 Garut

Kegiatan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pemuda Garut untuk berkarir dan berkompetisi di kancah global.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Warga Desa Mekargalih Bersatu dalam Aksi Solidaritas Palestina di Lapangan Stasiun Cirengit

Bupati Garut Tegaskan Anggaran Perjalanan Dinas Sesuai Aturan