in

Bupati Garut Sebut Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan dan Pengangguran Turun di HUT RI ke-81

Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota, Senin (17/8/2026).

Garutexpo.com — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyebut sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Garut menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat, angka kemiskinan menurun, begitu pula dengan tingkat pengangguran terbuka.

Hal tersebut disampaikan Abdusy Syakur saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota, Senin (17/8/2026).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Garut Putri Karlina, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam amanatnya, Bupati mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut pada 2025 mencapai 5,9 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada tahun sebelumnya yang berada di angka 4,95 persen.

“Hal itu di antaranya dibuktikan dengan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Garut pada tahun 2025 mampu mencapai 5,9 persen, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 4,95 persen,” ujar Abdusy Syakur.

Menurutnya, perbaikan juga terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut yang meningkat dari 69,91 poin menjadi 70,57 poin. Kenaikan tersebut mencerminkan adanya perkembangan pada sektor pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat.

Sementara itu, indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perkembangan positif. Persentase penduduk miskin turun dari 9,68 persen menjadi 9,39 persen.

Tak hanya kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Garut juga mengalami penurunan, dari 6,96 persen menjadi 6,54 persen.

Di sisi lain, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita meningkat dari Rp29,01 juta menjadi Rp31,29 juta per tahun.

Bupati menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan.

Namun, ia mengakui masih terdapat berbagai persoalan dan kekurangan yang harus dibenahi. Karena itu, pemerintah daerah membuka diri terhadap kritik dan masukan masyarakat.

Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurutnya, kemajuan Kabupaten Garut tidak mungkin diwujudkan hanya oleh pemerintah. Diperlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat.

“Kita tidak akan mampu melaju untuk maju, jika seluruh elemen masyarakat tidak menguatkan tekad, serta terus mengembangkan semangat kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Garut yang kita cintai ini,” katanya.

Mengakhiri amanatnya, Abdusy Syakur mengajak seluruh masyarakat Garut mengesampingkan berbagai perbedaan dan memperkuat persatuan. Semangat kebersamaan, menurutnya, menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus mendorong Garut semakin maju.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi refleksi bagi Kabupaten Garut bahwa capaian ekonomi dan pembangunan harus terus dikawal agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Bikin Resah Masyarakat, Lima Pemuda Diamankan Polsek Cibatu