in

IPM Garut Masih Tertinggal, Pemkab Gandeng Kepri Cari Formula Percepatan Pembangunan

Garutexpo.com – Pemerintah Kabupaten Garut mulai mencari berbagai terobosan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang dinilai berhasil mencatatkan capaian tinggi dalam pembangunan manusia.

Upaya tersebut mengemuka saat Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, beserta rombongan di Sabda Alam Hotel & Resort, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jumat (12/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Garut mengakui bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Kabupaten Garut. Karena itu, Garut perlu belajar dari daerah yang telah berhasil melakukan percepatan pembangunan secara efektif.

Menurut Syakur, Kepulauan Riau menjadi salah satu daerah yang layak dijadikan referensi. Selain berhasil menempati peringkat ketiga nasional dalam capaian IPM, Kepri juga mampu mengelola pembangunan secara optimal meskipun memiliki tantangan geografis yang jauh lebih kompleks.

Ia membandingkan kondisi wilayah Kepri yang terdiri dari ribuan pulau dengan Kabupaten Garut yang hanya memiliki dua pulau. Namun, keterbatasan tersebut tidak menghalangi Kepri untuk terus melesat dalam berbagai indikator pembangunan.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Paling tidak kita mendapatkan banyak insight bagaimana menyiapkan berbagai langkah dari sekarang agar mampu mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Garut,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Menurutnya, pengalaman dan strategi pembangunan yang diterapkan Kepri dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Pemerintah Kabupaten Garut dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyambut baik peluang kerja sama yang dibangun dengan Kabupaten Garut. Ia mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Garut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antardaerah sekaligus membalas kunjungan Bupati Garut ke Batam beberapa waktu lalu.

Ansar menilai kolaborasi antardaerah menjadi salah satu kunci penting menghadapi tantangan ekonomi dan dinamika fiskal yang saat ini dirasakan banyak pemerintah daerah di Indonesia.

“Meskipun ini masih tahap penjajakan awal, tetapi dari hasil diskusi yang dilakukan, saya melihat peluang kerja sama yang sangat besar antara Kepri dan Garut,” katanya.

Ia juga memuji berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Garut, mulai dari sektor pariwisata, keindahan alam, industri resort, hingga ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Menurut Ansar, potensi tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi kedua daerah untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan, termasuk melalui pengembangan *tourism linkage* atau keterkaitan sektor pariwisata.

“Nah, ini peluang bagi kita untuk membangun kerja sama, salah satunya membangun tourism linkage dengan Kepri,” tambahnya.

Melalui kerja sama tersebut, kedua daerah diharapkan dapat saling memperkuat promosi wisata, meningkatkan mobilitas wisatawan, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ansar berharap penjajakan yang dilakukan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pada prinsipnya tidak ada daerah yang lebih hebat dari daerah lain. Kita saling belajar dan saling mengisi agar terbentuk ekosistem ekonomi yang kuat dan saling mendukung,” pungkasnya.

Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi pembangunan daerah. Selain membuka peluang kerja sama di sektor pariwisata, kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat pencapaian target pembangunan di Kabupaten Garut.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Soroti Dugaan Penyimpangan Kerja Sama Daerah, Mantra Desak Bupati Garut Tertibkan Pengelolaan Aset Wisata Bagendit

Kelompok Kerja di UKPBJ Garut Dinilai Tidak profesional, peserta Tunggal dengan Kesalahan Dokumen Bisa Jadi Pemenangnya