Garutexpo.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut kembali memperbarui data ketersediaan blanko KTP elektronik (KTP-el) di seluruh kecamatan. Berdasarkan data dinamis per 21 Juli 2026 pukul 07.50 WIB, jumlah blanko di setiap lokasi pelayanan menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.
Data tersebut menjadi acuan penting bagi masyarakat yang akan melakukan pencetakan KTP-el, mengingat stok blanko terus bergerak dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan pelayanan yang berlangsung setiap hari.
Dalam pembaruan terbaru, Kecamatan Malangbong tercatat memiliki stok blanko terbanyak, yakni 322 lembar. Posisi berikutnya ditempati Pameungpeukdengan 263 blanko, Cikelet sebanyak 258 blanko, serta stok di Disdukcapil Kabupaten Garut sebanyak 244 blanko.
Sementara itu, beberapa kecamatan lainnya juga masih memiliki stok di atas 150 blanko, di antaranya Leuwigoong (218),Banjarwangi (217),Cisompet (199),Sucinaraja (187),Cibalong (177), Wanaraja (160),Karangpawitan (160), Caringin (158), Cisurupan (152), Kersamanah (151), dan Pakenjeng (151).
Di sisi lain, sejumlah kecamatan tercatat memiliki stok yang relatif lebih sedikit. Garut Kota menjadi wilayah dengan sisa blanko paling rendah, yakni 33 lembar. Kemudian disusul Sukawening (46),Karangtengah (47), Cisewu (48), Samarang (50), Pangatikan (55), Bayongbong (64), dan Kadungora (66).
Adapun kecamatan lain seperti Leles (95), Sukaresmi (93), Tarogong Kidul (92), Bungbulang (90), Pasirwangi (84), Cibiuk (82), Blubur Limbangan (81), Banyuresmi (78), Selaawi (74), Cigedug (72), dan Cihurip (71) juga masih melayani pencetakan KTP-el sesuai dengan ketersediaan blanko.
Disdukcapil Garut menegaskan bahwa data yang dipublikasikan merupakan data dinamis. Artinya, jumlah blanko dapat bertambah maupun berkurang setiap saat seiring dengan aktivitas pelayanan kepada masyarakat dan distribusi blanko dari pemerintah.
Karena itu, masyarakat yang akan melakukan pencetakan KTP-el diimbau untuk terlebih dahulu memantau informasi terbaru mengenai ketersediaan blanko melalui kanal resmi Disdukcapil Garut. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memilih lokasi pelayanan dengan stok yang masih memadai sehingga proses pencetakan KTP-el dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Pembaruan data secara berkala ini juga merupakan bagian dari upaya Disdukcapil Garut untuk meningkatkan transparansi pelayanan publik sekaligus memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan.

