in

Panen Melonjak, Petani Sejahtera? Demplot KSP Jadi Harapan Baru Pertanian Garut

Garutexpo.com – Upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Garut. Salah satunya melalui Workshop Penanaman Padi Metode Demplot KSP yang digelar di Pondok Pesantren Luhur Al Wasilah, Jalan Raya Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Garut, Dedi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran aktif Perserikatan Masyarakat Tani dan Nelayan Indonesia (PERMATANI) yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata, baik dari sisi pemikiran maupun dukungan materi bagi kemajuan sektor pertanian di Garut.

Menurut Dedi, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Ia menyebutkan, kontribusi hasil produksi seperti padi dan jagung mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Garut dari 2,37 persen menjadi 5,9 persen.

“Workshop ini merupakan terobosan yang sangat baik. Kami berharap metode demplot KSP dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sekaligus menjadi contoh nyata penerapan teknik pertanian modern, khususnya bagi petani milenial dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PERMATANI Provinsi Jawa Barat, Elis Suciati, menjelaskan bahwa organisasinya yang berdiri pada tahun 2024 berkomitmen untuk terus bersinergi dengan program pemerintah. Setelah sukses menjalankan program demplot di Kabupaten Sumedang, kini PERMATANI memperluas implementasinya ke Garut.

“Garut memiliki potensi besar, tidak hanya di sektor pertanian, tetapi juga peternakan dan kelautan. Ini menjadi peluang strategis bagi kami untuk terus mengembangkan program pemberdayaan,” ungkap Elis.

Ketua PERMATANI Kabupaten Garut, Ede Sukmana, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat silaturahmi antar pemangku kepentingan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas dan hasil produksi petani.

“Metode Demplot KSP ini bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui ekosistem pertanian terpadu,” jelasnya.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis terkait metode penanaman padi KSP oleh pakar pertanian, Prof. Surahman. Materi ini diharapkan dapat menjadi bekal praktis bagi para petani dalam mengadopsi teknik budidaya yang lebih modern dan produktif.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pertanian di Kabupaten Garut semakin maju, produktif, dan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan.***

Ditulis oleh Kang Zey

Pria di Garut Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon, Sempat Diingatkan Saksi