in

Permohonan Formulir C1 Pemilu 2024 Tidak Kunjung Direspon, Ketum FPPG: KPU Garut Tidak Transparan dan Akuntabel

FPPG
Ketua DPP FPPG, Asep Nurjaman, S.pd

GARUTEXPO – Ketua Umum DPP Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG), Asep Nurjaman, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut yang tidak menanggapi surat permohonan Formulir C1 Pemilu 2024 yang dikirimkan pada 20 Mei 2024. Menurut Asep, sudah 41 hari berlalu sejak surat tersebut dikirim, namun belum ada respon dari KPU Garut.

Asep Nurjaman menyayangkan sikap Ketua KPU Garut, Dian Hasanudin, yang dianggap mengabaikan surat tersebut. “Senin, 20 Mei 2024, LSM FPPG sudah menyurati KPU Garut. Sudah 41 hari setelah jatuhnya surat, sampai saat ini belum mendapat respon dan tanggapan,” ungkap Asep kepada garutexpo.com, Rabu 03 Juli 2024.

Menurut Asep, sikap KPU Garut tidak menghargai Keterbukaan Informasi Publik (KIP), di mana LSM berperan sebagai kontrol sosial masyarakat dan pemantau kinerja aparatur negara.

“Masyarakat mempunyai tanggung jawab dalam mencari, memperoleh, memberi informasi, saran, dan pendapat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa sesuai Pasal 2 UU KIP, setiap orang, organisasi masyarakat, atau lembaga swadaya masyarakat dapat mencari, memperoleh, dan memberikan informasi tentang dugaan tindak pidana korupsi serta menyampaikan saran dan pendapat kepada penegak hukum atau komisi terkait.

Asep Nurjaman menyampaikan kekecewaannya karena KPU Garut tidak menghargai surat yang dikirimkan oleh FPPG dan tidak memberikan konfirmasi atau klarifikasi. “Harusnya KPU Garut membalas surat kami, bukan diabaikan,” ucapnya.

Asep juga menyatakan bahwa jika surat tersebut tidak mendapat balasan, LSM FPPG akan terus menyurati KPU Garut. FPPG berjanji akan menyuarakan masalah ini sampai ke KPU Pusat dan DKKP.

“Kemarin juga kami melayangkan surat audensi ke KPU Garut tapi tidak ada jawaban. Harusnya KPU Garut memberikan balasan apakah audensi kami diterima atau tidak agar jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asep menyatakan kekecewaannya karena Ketua KPU Garut, Dian Hasanudin, tidak ada di tempat saat audensi, dengan alasan ada kegiatan di luar kota tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu.

“Kami berencana dalam waktu dekat ini akan menggelar aksi sebagai bentuk protes dan mosi tidak percaya kepada KPU Garut terkait lambannya pelayanan publik yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat Garut,” pungkasnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Tim Sepakbola Malangbong Lolos 16 Besar Usai Kalahkan Cisurupan

Sepakbola Bayongbong Lolos ke 16 Besar, Usai Hajar Wanaraja