in

Alasan Arief Bisma Daftar Calon Bupati Bandung Barat di DPC GERINDRA KBB

Calon Bupati Bandung Barat
Arief Bisma Calon Bupati Kabupaten Bandung Barat, periode 2024- 2029

GARUTEXPO – Arief Bisma, Ketua Umum Komunitas Prabowo Bandung Barat (KP-BB), mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Bandung Barat di DPC Partai Gerindra KBB. KP-BB adalah organisasi relawan yang dibentuk selama kampanye Pilpres untuk mendukung pasangan Prabowo-Gibran. Dalam Pemilukada 2024, relawan KP-BB secara bulat dan semangat mendukung pencalonan Arief Bisma.

Rizki Pratama, salah satu inisiator KP-BB, menyatakan, Kami yang meminta Arief Bisma maju sebagai Bupati Bandung Barat agar perjuangan kita di Pilpres tidak berhenti. “Kemarin kita berjuang untuk Indonesia, di Pilkada ini kita berjuang untuk Bandung Barat. Untuk kesejahteraan masyarakat Bandung Barat,” ungkapnya.

Dedeh Hardianti, relawan dari Cipatat, menambahkan, Kami mendukung Arief Bisma karena visinya. Kita sering berdiskusi tentang Bandung Barat 25 tahun ke depan. Bagaimana membangun SDM agar visi 25 tahun Bandung Barat bisa tercapai. “Praktek politik makin baik sehingga daerah maju, masyarakat sejahtera. Krisis kepercayaan terhadap politik bisa teratasi,”pungkasnya.

Imas Nurjannah dari Cipeundeuy mengungkapkan, Di KP-BB ini sudah menjadi rumah kedua bagi kami. Kekeluargaan terbangun di komunitas ini. Kami ingin memanfaatkannya untuk memperjuangkan kepentingan Bandung Barat. “Kami berharap Pak Arief Bisma memperjuangkannya melalui Partai Gerindra,” tandasnya.

Neng Suhartini dari Cikalongwetan menambahkan, Kami berdoa semoga dibukakan pintu rahmat dan kelancaran buat perjuangan Pilkada ini. “Kami melihat Pak Arief Bisma mau berjuang untuk Bandung Barat, bukan semata-mata untuk kepentingan pribadinya,” tegasnya.

Yutti Shiamiati dari Padalarang berpendapat, Bandung Barat butuh perubahan dan kemajuan. Perlu pengetahuan, pengalaman, kepedulian, dan jaringan agar Bandung Barat maju dan naik kelas.

“Kang Bisma paling pas untuk jadi Bupati. Saya bisa merasakan bahwa itu bukan lip service dari seorang politisi, tapi murni lahir dari hati nuraninya,” kata Yati Shiamiati.

Sumi Sumiati dari Ngamprah berharap, UMKM selama ini tidak terlalu diperhatikan. Kami berharap Pak Arief Bisma betul-betul serius membangun UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Jika pemimpin betul-betul peduli, masyarakat pasti sejahtera,”ucap Sumi sumiati.

Haji Yani dari Saguling menyatakan, Di Pilpres kami berjuang untuk Pak Prabowo.  Bisma berjuang bersama kami. ” Nah sekarang kami mau berjuang bersama Pak Bisma untuk Bandung Barat. Pilpres untuk Indonesia, Pilkada untuk Bandung Barat,” tandasnya.

Syarief Bambang dari Lembang menambahkan, Saya pendukung berat Prabowo. Kami merasakan bagaimana perjuangan Kang Arief Bisma sewaktu Pilpres. “Kami mendorong dan mendukung penuh Kang Bisma, agar setelah jadi Bupati bisa mewujudkan maksimal program-program Pak Prabowo di Bandung Barat, khususnya program Makan Bergizi dan Minum Susu,”imbuhnya.

Susilawati dari Cisarua mengatakan, Kami berharap Bandung Barat bisa maju. Ini kesempatan baik yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat. Mensinergiskan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Presidennya sudah Pak Prabowo dari Gerindra. Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung Barat, bagusnya dari Gerindra juga. “Biar maksimal hasilnya untuk kita di Bandung Barat. Ada Pak Bisma dari Gerindra yang menjadi jembatannya,”katanya.

Ade Hermawan dari Parongpong mengatakan, Bisma yang merupakan sarjana pertanian, S2 di IPB. Harapan kami, petani dan peternak susu diperhatikan agar bisa lebih maju. Apalagi bisa memberdayakan masyarakat melalui program Makan Bergizi dan minum susunya Pak Prabowo. “Kita dukung full Pak Bisma dari Gerindra, agar program Makan Bergizi dan minum susu bisa berjalan maksimal,”ungkapnya.

Ujang dari Cililin menambahkan, Bisma memang tidak lahir di Bandung Barat. Tapi dia punya pemahaman dan komitmen kuat tentang pentingnya menjaga serta membangun kesenian dan kebudayaan sebagai kekayaan Indonesia. “Ini yang saya harapkan, budaya dan kearifan lokal dapat berkembang dan dikenal di nasional. Bila perlu internasional juga,” harapnya.

Sutandi dari Cihampelas mengatakan, Saya kenal Kang Bisma sejak masa Pilpres. Berjuang bersama di Pilpres dan di Pileg memperjuangkan Caleg DPRD Provinsi dan DPR-RI agar ada yang mengurus masyarakat. “Saya tidak merasakan perjuangan di Pilkada ini untuk kepentingan pribadinya, apalagi berpikir mau kaya dengan jadi Bupati,” tegasnya.

Wihartini dari Batujajar menambahkan, Saya setuju masyarakat harus dilibatkan di politik dan pembangunan. Hanya dengan cara itu, daerah kita akan maju dan sejahtera. Kebanyakan politisi hanya memanfaatkan suara masyarakat. “Ini yang berbeda dari Pak Bisma, dan itu yang kita suka. Tetap semangat Kang Bisma,” tandasnya.

Aap dari Cipongkor menjelaskan, Bandung Barat butuh orang yang berpengalaman untuk maju. “16 tahun Pak Bisma berinteraksi dengan dunia politik dan pemerintahan, cukup sebagai pengalaman. Apalagi dia satu partai dengan Pak Prabowo. Bisa sinergis presiden dengan bupati membangun Bandung Barat, khususnya daerah Selatan,” ungkapnya.

Sunarti dari Sindangkerta menambahkan, Saya belum pernah ketemu dengan Pak Bisma, tapi saya mengikuti terus grup WA KP-BB. Saya melihat bukan keinginannya Pak Bisma untuk maju Pilkada, tapi harapan dari banyak masyarakat. “Insya Allah beliau akan amanah menjalankan tugas dan tidak korupsi,”imbuhnya.

Suherlan dari Gununghalu berharap, Dengan  Bisma jadi Bupati, kita berharap lapangan kerja bertambah. Pengangguran berkurang. Kesejahteraan meningkat. Kan bisa disinergiskan program Pak Prabowo dan program Pemda Bandung Barat. “Asal tidak korupsi dan tidak banyak kebocoran, daerah dan masyarakat pasti sejahtera,”tegasnya.

Didi Rohendi di Rongga menambahkan, Sama dengan saya, belum pernah ketemu sama Kang Bisma. Tapi melihat WA KP-BB, pertemuan-pertemuan Kang Bisma di Ngamprah, Padalarang, Cisarua, Lembang, Parongpong, Cipeundeuy, Cipatat, dan lain-lain. Saya lihat orangnya merakyat. Tidak merasa pintar sendiri. Mau mendengarkan masukan dan aspirasi dari masyarakat,”tandasnya.

Insinyur Dadang, Sekjend KP-BB, menjelaskan bahwa Komunitas Prabowo Bandung Barat atau KP-BB adalah wadah perjuangan masyarakat. Digunakan untuk berjuang bagi Bandung Barat. Pilkada adalah momentum untuk memperjuangkan daerah dan masyarakat. “Kita mendorong Kang Arief Bisma agar bisa menjadi jembatan visi dan program Pak Prabowo ke Bandung Barat,” tandasnya.

Arief Bisma sendiri menjawab dukungan dari masyarakat Bandung Barat. Ia mengatakan, iya Kang, semua mengalir begitu saja. Harapan-harapan masyarakat itu yang menjadi beban mengapa kita perlu berjuang. Kebetulan dengan pengalaman aktif di dunia politik dan pemerintahan sejak 2008, kita cukup paham bagaimana membenahi persoalan yang ada, dan bagaimana membangun Bandung Barat untuk lebih maju. “Termasuk cara untuk mensejahterakan masyarakat sesuai cita-cita pemekaran Bandung Barat.

“Saya juga melihat peluang bagus untuk Bandung Barat. Alhamdulillah perjuangan bersama kita di Pilpres berhasil, Pak Prabowo sudah ditetapkan sebagai Presiden Terpilih. Jadi untuk kepentingan Bandung Barat dan masyarakat, akan lebih baik jika Bupatinya dari Gerindra. Agar maksimal antara sinergis pusat dan daerah,” tegasnya.

Arief Bisma adalah Staf Ahli DPR-RI Fraksi Gerindra sejak 2010 sampai sekarang di Senayan Jakarta. Sebelum 2010, ia menjadi Staf Ahli di Fraksi Golkar dan Staf Ahli di DPD-RI. Pada Pemilu 2024, Arief Bisma ditugaskan sebagai Tim Asistensi Bappilu DPP Partai Gerindra di Bandung Barat. Selama penugasan di masa Pilpres, ia bersama masyarakat Bandung Barat membangun Komunitas Prabowo Bandung (KP-BB) untuk perjuangan Prabowo-Gibran. Pada tahapan Pemilukada, Arief Bisma mengikuti penjaringan bakal calon Bupati KBB yang dilaksanakan oleh DPC Gerindra Kabupaten Bandung Barat. Arief Bisma sendiri tinggal di daerah Pasir Impun, Bandung sejak tahun 2010.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Kelurahan Sukakarya Lakukan Pemeriksaan Deteksi Dini PTM

Meski Menang 7-1 Atas Tim Sepakbola Peunduey, Tim Cilawu Tetap Angkat Koper pada Porkab Garut 2024