GARUTEXPO, Bandung – Persib Bandung mendapat kehormatan besar dengan menerima kunjungan delegasi FIFA dalam rangka program global FIFA Professional Football di Graha Persib, Jalan Sulanjana No. 17, Bandung, pada Sabtu, 12 April 2025 lalu. Kunjungan ini mempertegas posisi Persib sebagai klub dengan standar profesionalisme tertinggi di Indonesia.
Delegasi FIFA yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari Nisrein Al Qaisi, Richard Davies, dan Lim Teck Yin. Ketiganya didampingi oleh perwakilan dari operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan disambut langsung oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan.
Sebelum memasuki sesi diskusi, para delegasi diajak mengunjungi area Dapur & Kopi di Lantai 1 serta Persib Store di Lantai 2, yang memperlihatkan aspek komersial serta pelayanan klub terhadap para pendukungnya. Hal ini dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam pencapaian profesionalisme klub modern.
Profil Delegasi FIFA yang Hadir
Kunjungan ini dihadiri oleh tiga figur penting dalam dunia olahraga profesional global.
Nisrein Al Qaisi adalah profesional hukum olahraga yang pernah menjabat sebagai Legal Counsel di Qatar Stars League dan kini menjadi konsultan eksternal FIFA.
Richard Davies merupakan pakar strategi sepak bola profesional dengan pengalaman di Eropa, Afrika, dan Asia dalam pengembangan regulasi klub.
Sementara itu, Lim Teck Yin adalah mantan CEO Sport Singapore (2011–2023) yang kini menjabat sebagai penasihat senior di Portas Consulting, sebuah firma global pengembangan organisasi olahraga.
Pengakuan FIFA Terhadap Standar Profesionalisme Persib
Program FIFA Professional Football bertujuan mendorong klub dan liga di seluruh dunia agar mencapai standar profesionalisme tinggi dalam aspek operasional, komersial, regulasi, dan edukasi.
Adhitia Putra Herawan menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan tersebut serta manfaat besar dari panduan FIFA terhadap perkembangan klub dan liga di Indonesia.
“Kami sangat bersyukur karena FIFA memberikan perhatian besar kepada klub-klub Liga 1. Tanpa panduan dan arahan dari mereka, tentu kami akan kesulitan untuk melakukan perbaikan,” ujar Adhitia.
Salah satu delegasi, Nisrein Al Qaisi, mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap manajemen Persib Bandung.
“Ini adalah salah satu yang terbaik yang pernah kami lihat sejauh ini,” ungkap Nisrein, mengomentari kualitas operasional dan profesionalisme Persib.
Persib Sebagai Role Model Sepak Bola Nasional
Dengan pengakuan langsung dari FIFA, Persib Bandung semakin mengukuhkan diri sebagai pelopor dalam transformasi profesionalisme sepak bola di Indonesia. Kunjungan ini juga menjadi sinyal awal kerja sama yang lebih erat antara FIFA, LIB, dan klub-klub profesional Tanah Air.
Pengakuan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi klub-klub lain di Indonesia untuk mengikuti jejak Persib dalam mencapai standar internasional yang diharapkan oleh FIFA.(*)


