in

Pesan Penting Bupati Garut yang Bisa Ubah Masa Depan Daerah

Foto: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Haul dan Halalbihalal 1447 H/2026 M di Gedung Yayasan Bani Syech Nuryayi, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (4/4/2026).

Garutexpo.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa dalam peringatan Haul dan Halalbihalal 1447 H/2026 M di Gedung Yayasan Bani Syech Nuryayi, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (4/4/2026). Namun di balik itu, terselip pesan penting yang menjadi sorotan: ajakan kuat untuk berkolaborasi membangun masa depan Garut.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang hadir langsung dalam acara tersebut, menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasinya terhadap kontribusi Yayasan Bani Syech Nuryayi selama puluhan tahun dalam mencetak generasi religius dan berkarakter.

Mengusung tema “50 Tahun Emas Yayasan Bani Syech Nuryayi sebagai Pondasi Karya Monumental Para Pendiri”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas perjuangan para tokoh pendahulu.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa warisan para sepuh bukan sekadar sejarah, melainkan tanggung jawab bersama untuk dilanjutkan.

“Tugas kita semua adalah melanjutkan cita-cita para sepuh secara bersama-sama untuk membangun Kabupaten Garut yang lebih hebat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga secara terbuka menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi Kabupaten Garut, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan. Menurutnya, upaya mengatasi kemiskinan dan keterbatasan ekonomi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat harus bekerja bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi atas rencana besar Yayasan Bani Syech Nuryayi ke depan, seperti pembangunan panti asuhan lansia dan pendirian lembaga pendidikan tinggi. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan sosial dan pendidikan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bani Syech Nuryayi, Aceng Abdul Mujib, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati di tengah kesibukannya. Ia juga mendoakan agar kepemimpinan Bupati terus diberi kekuatan dalam membawa Garut ke arah yang lebih baik.

Aceng tak lupa menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama masa jabatannya, sekaligus berpesan kepada calon pengurus berikutnya agar tetap konsisten menjalankan aturan yang telah ditetapkan oleh dewan pembina dan kasepuhan.

Di sisi lain, Ketua Panitia, Asep Iwa Soemantri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada 15 kiai pendiri yayasan. Ia menekankan bahwa tradisi silaturahmi ini telah terjaga sejak tahun 1969 dan menjadi fondasi kuat keberlanjutan yayasan.

“Semua aset dan nilai yang ada hari ini merupakan hasil penataan para pendahulu, sehingga para penerus memiliki warisan nyata yang tidak hilang,” ungkapnya.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari jajaran pengurus yayasan, para ulama/kiai, unsur Forkopimda Kabupaten Garut, hingga Camat Karangpawitan dan para lurah setempat.****

Ditulis oleh Kang Zey

Perda Harus Jadi Fondasi: Dewan Pendidikan Dorong Peta Jalan Pendidikan Garut yang Jelas dan Terukur

Anggaran Desa Dipangkas atau Disusun Ulang? Duel Panas Rudy Gunawan vs Dedi Mulyadi Bikin Publik Garut Heboh!