in

171 Jemaah Garut Bersiap Berangkat, Bupati Ungkap Perubahan Penting dan Fokus Layanan Inklusif di Manasik Haji 2026

Foto: Para Jamaah Haji Kabupaten Garut saat mengikuti kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Garut, Minggu (12/4/2026).

Garutexpo.com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Garut, Minggu (12/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa manasik haji bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simulasi penting bagi para calon jemaah agar memiliki gambaran utuh terkait rangkaian ibadah di Tanah Suci. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang inklusif, terutama bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta perempuan.

“Seluruh jemaah haji adalah tamu Allah yang mulia. Sudah sepatutnya kita sebagai penyelenggara memberikan pelayanan terbaik dengan penuh penghormatan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan haji, mulai dari proses keberangkatan hingga pemulangan. Bahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan di wilayah Sukagalih untuk pembangunan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Garut.

Menurut Bupati, pembangunan tersebut merupakan bentuk perhatian dari pemerintah pusat guna memperkuat sistem pelayanan haji dan umroh di daerah.

“Ini menjadi langkah penting agar ke depan pelayanan kepada jemaah bisa semakin optimal dan profesional,” tambahnya.

Tak hanya itu, Bupati juga mengingatkan para calon jemaah untuk mulai mempersiapkan kondisi fisik dan mental sejak dini. Ia menilai, ibadah haji membutuhkan ketahanan yang kuat agar dapat dijalankan dengan sempurna.

“Fisik harus dijaga, tapi yang tak kalah penting adalah kesiapan mental dan semangat untuk menunaikan ibadah haji secara paripurna,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, menjelaskan bahwa kegiatan manasik ini merupakan lanjutan dari bimbingan yang telah dilaksanakan di tingkat kecamatan sebelumnya.

Ia menyebutkan, manasik bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemandirian jemaah agar mampu melaksanakan ibadah sesuai syariat dan ketentuan yang berlaku.

“Tahun ini, Kabupaten Garut akan memberangkatkan sebanyak 171 jemaah yang tergabung dalam kloter 22 gelombang kedua, dengan jadwal keberangkatan pada 7 Mei 2026,” ungkapnya.

Indra juga mengungkapkan adanya perubahan teknis yang cukup signifikan. Jika sebelumnya jemaah diberangkatkan melalui Bekasi, tahun ini proses embarkasi akan dilakukan melalui Asrama Haji Indramayu dengan penerbangan dari Bandara Internasional Kertajati.

“Meski ada perubahan lokasi, kami memastikan seluruh proses akan berjalan lancar seperti tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.(*)

Ditulis oleh Kang Zey

Pipa Besi IPAL Mangkrak di Atas Sungai Picu Sumbatan dan Ancaman Banjir, Ketua RW 13 Tuding Dinas LH dan APKI Abaikan Keselamatan Warga

Mobil Tabrak Pedagang Nasi Goreng di Jalan Ciledug Garut, Kronologi Masih Diselidiki